Beauty

Girls, Kenali Jenis Eksfoliasi untuk Kulit Wajah Berbeda

Jangan sembarangan mengeksfoliasi kulit ya, baca dulu panduan berikut ini.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini

Ilustrasi eksfoliasi. (Pexels)
Ilustrasi eksfoliasi. (Pexels)

Dewiku.com - Eksfoliasi adalah salah satu rutinitas perawatan wajah yang tidak boleh diabaikan. Mirip dengan peeling, eksfoliasi bertujuan mengangkat sel-sel kulit mati dan kotoran dari permukaan wajah. Jika kotoran-kotoran tersebut dibiarkan menumpuk pada permukaan kulit, wajahmu akan terlihat kusam, nggak cerah, dan tumbuh jerawat.

Meskipun baik untuk mengangkat kotoran, ternyata eksfoliasi bisa mengakibatkan kulit menipis lho, Girls. Biar aman, sebaiknya eksfoliasi kulit cukup dilakukan 1-2 kali dalam seminggu.

Sudah siap melakukan eksfoliasi? Jangan lupa kenali jenis-jenisnya ya, seperti yang DewiKu tuliskan di bawah ini.

1. Enzimatic Exfoliating

Enzimatic exfoliating adalah proses eksfoliasi yang dilakukan menggunakan high concentration enzim. Jenis eksfoliasi ini biasa kamu temukan dalam masker. Bukan menggunakan bulir halus layaknya peeling pada umumnya, enzimatic exfoliating mengangkat kulit mati dengan kekuatan enzim.

Cara ini termasuk aman karena hanya berkerja pada lapisan terluar kulit dan tidak menembus lapisan terdalam. Eksfoliasi jenis ini cocok untuk kulit kering, kulit sensitif, dan dehidrasi.

Ilustrasi green clay mask. (Unsplash/Isabell Winter)
Ilustrasi eksfoliasi. (Unsplash/Isabell Winter)

2. Chemical Exfoliating

Chemical Exfoliating menggunakan acid sebagai senjata eksfoliasi. Meski keras dan bersifat asam, jika digunakan dalam dosis rendah, acid tetap aman digunakan. Proses eksfoliasi ini termasuk agresif bagi kulit karena masuk ke lapisan kulit yang dalam. Eksfoliator kimiawi ini dapat berupa cleanser, toner, atau serum.

Karena sifatnya yang agresif dan asam, chemical Exfoliating hanya cocok untuk kulit kombinasi, berminyak, dan berjerawat. Sangat tidak direkomendasikan untuk kulit sensitif.

3. Physical Exfoliating

Ini adalah eksfoliasi yang paling sering kita temui sehari-hari. Prosesnya melibatkan butiran halus sebagai perantara dalam mengangkat kulit mati. Gesekan antara butiran halus ini yang akan mengangkat kulit mati di permukaan kulit wajah.

Karena melibatkan gesekan fisik, physical exfoliating juga tidak disarankan untuk pemilik wajah sensitif. Kulit kering, kombinasi dan normal sangat cocok menggunakan eksfoliasi jenis ini.

Berita Terkait

Berita Terkini