Beauty

Buat Kamu yang Belum Tahu, Ini Perbedaan Deodoran dan Antiperspirant

Yuk, cari tahu perbedaannya.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | Kintan Sekarwangi

Menggunakan deodoran. (Shutterstock)
Menggunakan deodoran. (Shutterstock)

Dewiku.com - Salah satu solusi untuk mengatasi masalah keringat berlebih dan bau badan adalah dengan menggunakan deodoran atau antiperspirant. Bagi kamu yang belum tahu, ini perbedaan deodoran dan antiperspirant.

Keduanya tergolong sebagai produk yang cukup efektif dalam menjaga tubuh dari keringat berlebih di tengah aktivitas yang padat.

Namun sampai saat ini masih banyak orang yang keliru perbedaan antara kedua produk ini. Kebanyakan dari mereka menganggap produk ini serupa, padahal sangat berbeda, lho!

Apa sih perbedaan deodoran dan antiperspirant? Cek di bawah ini, yuk!

Deodoran

Ilustrasi ketiak. (Pixabay)
Ilustrasi ketiak. (Pixabay)

 

Keringat yang dihasilkan oleh tubuh adalah kinerja dari kelenjar ekrin dan apokrin. Saat tubuh banyak bergerak, ini akan membuat suhu menjadi meningkat. Demi menurunkan kembali suhu tubuh, maka kelenjar ekrin bekerja untuk mengeluarkan air dan garam dari tubuh.

Sedangkan bau tak sedap yang sering disebut bau badan ini adalah hasil kerja kelenjar apokrin. Kelenjar ini bekerja mengangkut keringat yang mengandung sekresi lemak dan protein dari dalam tubuh ke permukaan tubuh.

Lemak dan protein inilah yang akan bereaksi dengan bakteri dan menimbulkan bau badan.

Deodoran berfungsi untuk mencegah bau badan. Pada umumnya deodoran mengandung triklosan yang bersifat sebagai anti bakteri. Sehingga bisa mencegah bakteri penyebab bau yang tidak sedap.

Namun, kandungan di dalam deodoran tidak dapat mencegah produksi keringat berlebih. Jadi, pemakaian deodoran hanya dapat mencegah bau badan.

Antiperspirant

Ilustrasi ketiak. (Shutterstock)
Ilustrasi ketiak. (Shutterstock)

 

Kalau antiperspirant merupakan produk yang diklaim cukup ampuh dalam mencegah terjadinya keringat berlebih pada area ketiak. Kedua bahan yang ada pada antiperspirant ini akan bekerja secara efektif dengan cara menyumbat kelenjar keringat yang terdapat di ketiak.

Jadi, jika digunakan secara terpisah, deodoran akan mengatasi masalah bau badan, namun tidak menyelesaikan masalah keringat berlebih. Sedangkan antiperspirant bisa menyelesaikan masalah keringat berlebih, tapi tidak mengatasi bau badan.

Nah, beberapa produk seringkali menggabungkan keduanya guna menuntaskan dua permasalahan sekaligus dalam satu produk.

Nah, itulah perbedaan deodoran dan antiperspirant. Semoga bermanfaat, Girls!

Berita Terkait

Berita Terkini