Beauty

Suka Pakai Hair Dryer? Ini Kata Pakar biar Rambut Tak Cepat Rusak

Walaupun praktis, pakai hair dryer juga tidak bisa sembarangan

Rima Sekarani Imamun Nissa

Salah satu produk unggulan Dyson, hair dryer Supersonic™. (Istimewa/Dok.Metroxgroup/Dyson)
Salah satu produk unggulan Dyson, hair dryer Supersonic™. (Istimewa/Dok.Metroxgroup/Dyson)

Dewiku.com - Rambut adalah bagian tubuh yang sangat penting untuk menunjang penampilan. Itulah mengapa perawatan rambut tidak boleh dianggap remeh. Namun, jika selama ini kita sering menggunakai hair dryer untuk mengeringkan rambut, bukankah itu bisa berakibat buruk?

Rambut sehat, seperti dijelaskan dr. Gloria Novelita SpKK, mempunyai ciri berkilau, ujung rambut tidak bercabang, dan tidak mudah rontok.

''Secara medis dapat dijelaskan, mengapa rambut sehat harus berkilau. Batang rambut dapat bersinar ketika terkena sinar matahari, karena permukaannya rata, sehingga ia bisa memantulkan sinar matahari dengan sempurna,'' jelas dr. Gloria dalam acara Media Talk ''Bahaya Alat Hair Styling pada Rambut'' di Jakarta, Senin (22/4/2019) kemarin, seperti dikutip dari Suara.com.

Gloria memaparkan, salah satu penyebab kerusakan batang rambut adalah perawatan rambut atau hair styling. Panas yang dihasilkan alat penata rambut seperti catok atau hair dryer, disebut bakal meningkatkan suhu air yang ada di akar rambut dan bisa membuat rambut menjadi rapuh dan mudah patah.

Hair dryer 10 Haircare. (Instagram/@itsa10haircare)
Hair dryer 10 Haircare. (Instagram/@itsa10haircare)

''Pada prinsipnya begini, semakin kita melakukan styling pada rambut, entah itu kita warnai, kita styling dengan hair dryer atau catok, berarti rambut alami beban yang bertambah. Oleh karena itu kita harus berikan perawatan ekstra, agar nanti hasil akhirnya rambut tetap baik,'' ujar dr. Gloria menerangkan.

Dalam kesempatan tersebut, Yuna Eka Kristina, PR Manager PT Kino Tbk., mengungkapkan, penelitian yang dilakukan tahun 2017 dan melibatkan 11.000 responden menyatakan bahwa 40 persen kaum hawa terbiasa menggunakan alat pemanas rambut, bahkan ada peningkatan 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tidak heran jika pembelian hair dryer meningkat. Hal ini juga dipicu semakin banyak pengguna hijab dan ikut berkontibusi pada pembelian hair dryer. Rata-rata pengguna hair dryer bisa mengeringkan rambut 1-2 kali sehari.

Mengeringkan rambut pakai hair dryer. (Shutterstock)
Mengeringkan rambut pakai hair dryer. (Shutterstock)

''Panas hair dryer bisa mencapai 150 derajat Celcius. Tetapi dengan pengaturan jarak hair dryer dan rambut, rata-rata suhu yang sampai ke rambut 80-100 derajat Celcius. Bayangkan saja jika setiap hari rambut kita terkena panas dari hair dryer. Belum lagi paparan sinar matahari di negara tropis,'' kata Yuna.

Meski begitu jika memang harus menggunakan hair dryer setiap hari, Dr Gloria menyarankan perlunya perawatan rambut ekstra. Lakukan perawatan internal dengan mengonsumsi makanan kaya vitamin yang bermanfaat untuk kesehatan rambut, misalnya vitamin A, vitamin C, dan pro vitamin B5.

Perawatan eksternal bisa dilakukan dengan memberikan vitamin perlindungan rambut, terutama di permukaan batang rambut. Perawatan rambut sebaiknya dilakukan secara rutin karena bermanfaat untuk pencegahan maupun perawatan bagi rambut yang terlanjur rusak.

''Harus dipahami bahwa perawatan rambut tidak instan, harus dilakukan setiap hari. Apalagi hair styling saat ini juga hampir dilakukan setiap hari,'' tutur dr. Gloria. (Suara.com/Firsta Nodia)

Berita Terkait

Berita Terkini