Relationship

Tips untuk Menanggapi Sahabat yang Curhat soal Asmara

Menasehati orang yang sedang jatuh cinta maupun putus cinta adalah dua hal yang paling sia-sia.

Tinwarotul Fatonah | Yasinta Rahmawati

pixabay.com
pixabay.com

Dewiku.com - Yang namanya sahabat, pasti menjadi salah satu tempat untuk saling berbagi curahan hati (curhat).

 Curhatnya pun bisa berbagai topik, mulai dari masalah keluarga, ekonomi dan tentu yang paling sering dibahas, soal asmara.

Kalau sahabatmu sudah curhat tentang topik yang terakhir dan meminta saran, kamu perlu berhati-hati.

Sebab, seperti pepatah dahulu bilang, ada dua hal paling sia-sia, yaitu menasehati orang yang sedang jatuh cinta dan orang yang putus cinta.

Di satu sisi, kita ingin tetap menjadi sahabat yang baik. Namun di sisi lain, kita sudah jenuh dengan kisah asmaranya. Sudah diberi solusi, tapi masih curhat yang sama lagi dan lagi.

Nah, kalau kamu sedang berada di kondisi ini, Dewiku.com ingin merangkum tips bagaimana menanggapi curhatan soal asmara. Check it out!

1. Dengarkan dengan seksama

Sebagai pendengar yang baik, tentunya kamu harus menghargai si pencerita. Tajamkan pendengaranmu, tatap matanya, jangan sambil bermain hape, pokoknya fokuskan dirimu pada ceritanya, jangan memotong pembicaraannya dulu. Di sini kamu bakal bisa menganalisa kira-kira solusi apa yang tepat untuknya.

2. Minta Solusi atau Pembenaran

Lalu tibalah saatnya muncul pertanyaan, “Menurutmu aku harus gimana?”

Inilah saat yang tepat bagimu untuk mengutarakan solusi. Jika Ia mendengarkan dengan baik, antusias dan berdiskusi lebih jauh tentang solusi apa yang tepat, berarti sahabatmu ini benar-benar mencari solusi.

Kalau saat kamu memberikan solusi Ia malah memotong pembicaraan, tidak fokus pada solusi dan banyak berkata “tapi aku masih begini……. Tapi dia itu sebenarnya…….tapi kan,” dan tapi tapi yang lainnya, itu tandanya Ia hanya cari pembenaran.

3. Lalu bagaimana?

Kalau sudah tahu Ia hanya mencari pembenaran, tetap utarakan apa yang menurutmu benar dan apa yang salah. Sebagai sahabat yang baik, tentu kita tidak mau sahabat kita berada di jalur yang salah. Baru kalau Ia masih keras kepala, biarkan apa maunya, toh kamu sudah memberi solusi.

4. Enggak Usah Baper

Ketika kamu tidak memberikan solusi yang sesuai keinginannya, tidak jarang pertengkaran kecil akan terjadi. Kamu mungkin akan dipandang kurang peka dan perhatian. Tidak apa-apa, jangan ikut terbawa emosi karena tidak ada untungnya bagimu. Kalau kalian benar-benar sahabat, pasti pertengkarannya tidak berlangsung lama kok.

5. Curhat yang Sama, Lagi dan Lagi.

Orang yang tengah jatuh atau putus cinta dilanda perasaan yang tidak karuan. Kalau Ia curhat hal yang sama lagi dan minta solusi lagi, tentu kamu pasti jenuh mendengarnya. Tapi kalau diabaikan kok rasanya jahat sekali. Di sini kamu harus konsisten, setiap Ia minta solusi beri jawaban yang selalu sama. Sampai kapan? Sampai dia sendiri bosan!

Berita Terkait

Berita Terkini