Relationship

Tetap Kalem, Ini 4 Cara Bijak Menghadapi Pasangan Tukang Kritik

Siapa yang merasa kesulitan karena punya pasangan tukang kritik?

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi pasangan tak bahagia tapi tetap bersama. (Unsplash/Nathan Dumlao)
Ilustrasi pasangan tak bahagia tapi tetap bersama. (Unsplash/Nathan Dumlao)

Dewiku.com - Cukup banyak orang yang mudah merasa tertekan karena kritikan, apalagi jika bila diutarakan dengan cara yang salah, bukannya membangun malah bikin sakit hati. Lalu bagaimana jika yang melakukannya adalah pasangan sendiri? Ada yang punya pasangan tukang kritik?

Brandy Engler, Ph D , penulis buku The Men On My Couch, mengungkapkan, berhubungan dengan orang yang hobi mengkritik bisa membuat harga dirimu lama-lama menurun dan melemahkan semangatmu. Bahkan, hubungan akan terasa sangat berat untuk dijalani.

Oleh karena itu, coba lakukan beberapa hal berikut ini untuk menghadapi pasangan tukang kritik, seperti dilansir dari HelloSehat :

1. Jangan membalasnya

Jika pacar suka mengkritik dengan berbagai komentar negatif yang melemahkan, jangan membalasanya. Walau merasa emosi, tahan diri untuk tidak melemparkan kritik yang serupa.

Jika kamu membalasnya, yang akan terjadi justru pertengkaran hebat yang tak ada habisnya. Ibaratnya seperti memercikan minyak tanah ke dalam api. Jika membalas dengan kritikan serupa, tandanya kamu sama saja dengannya.

Ilustrasi pasangan. (Unsplash/Priscilla Du Preez)
Ilustrasi pasangan. (Unsplash/Priscilla Du Preez)

2. Bicara padanya dengan lembut

Api tidak akan padam jika dibalas dengan api. Api hanya bisa padam dengan air. Oleh sebab itu, jangan membalas sama kasarnya saat kamu dikritik. Justru kamu harus berbicara padanya dengan lemah lembut. Beri tahu pasanganmu pelan-pelan bagaimana perasaanmu saat ia mengataimu gendut, misalnya.

Saat mengutarakan perasaan, gunakan kata 'aku' dibanding 'kamu'. Contoh kalimatnya bisa, ''Aku sedih deh kalau kamu bilang aku gendut.''

Ini karena kalimat yang diawali dengan kata 'kamu' seperti 'Kamu selalu bilang aku gendut', justru terkesan menyerang pasangan. Untuk itu, jika ingin membuat pasangan mengetahui perasaanmu yang sebenarnya, gunakan kata 'aku' saat berbicara.

Pasangan bertengkar. (Unsplash/Henri Pham)
Pasangan bertengkar. (Unsplash/Henri Pham)

3. Minta pasangan untuk mengutarakannya dengan lebih baik

Menghadapi pasangan tukang kritik, sebaiknya sampaikan perasaan atau kekesalanmu padanya secara tepat. Katakan padanya bahwa selama ini caranya mengkritik membuatmu sakit hati. Katakan padanya bahwa kamu akan sama mengertinya jika ia mengutarakan dengan cara baik.

Kemudian, berikan contohnya agar pasangan tak bingung atau salah paham. Berikan contoh kalimat yang kamu ingin dengar, misalnya, ''Kayanya kamu kebanyakan jajan nih, sudah jarang olahraga ya. Olahraga bareng yuk.''

Kalimat tersebut maknanya sebenarnya sama saja menyatakan bahwa kamu gendut. Akan tetapi, jika disampaikan dengan cara yang lebih baik, terasa lebih enak didengar. Namun ingat, sampaikan pelan-pelan ya, agar maksud kamu dipahami dengan baik olehnya.

Ilustrasi pasangan tak bahagia tapi tetap bersama. (Unsplash/Laurine Bailly)
Ilustrasi pasangan tak bahagia tapi tetap bersama. (Unsplash/Laurine Bailly)

4. Ubah caramu menanggapi dia

Saat memiliki pasangan suka mengkritik, biasanya kamu tak akan bisa mengubah sikapnya itu dengan cepat dan instan. Oleh karena itu, daripada terus merasa sakit hati mendengar kritikannya yang tak kunjung usai, coba ubah caramu menanggapinya.

Jadikan hal ini sebagai masukan untuk dirimu sendiri. Meski cara penyampaiannya tidak kamu sukai, cobalah untuk menerimanya. Selain itu coba perhatikan, apakah pasangan akhir-akhir ini sedang stres dan banyak pikiran hingga melontarkan kritikan yang tak mengenakkan? Jika memang iya, hal ini juga bisa menjadi pertimbangan agar tak terlalu memasukkannya langsung ke dalam hati.

Meski tidak instan, tidak ada salahnya mencoba berbagai cara ini saat punya pasangan tukang kritik. (Suara.com/Silfa Humairah Utami)

Berita Terkait

Berita Terkini