Beauty

Rambut Berketombe Bikin Gerah saat Puasa, Ketahui Pemicunya

Apa saja penyebab rambut berketombe?

Rima Sekarani Imamun Nissa

Kulit kepala gatal karena ketombe. Unsplash/Karina Carvalho)
Kulit kepala gatal karena ketombe. Unsplash/Karina Carvalho)

Dewiku.com - Di tengah cuaca terik saat berpuasa, ketombe di kepala memang sangat mengganggu. Rambut berketombe juga membuat gerah dan kulit kepala selalu gatal.

Ketombe adalah kulit kepala kering yang mengelupas dan muncul di sela-sela rambut. Pada dasarnya, penyebab ketombe tidak diketahui pasti karena kasusnya berbeda-beda pada setiap orang. Namun, ada banyak faktor yang bisa memicu munculnya ketombe.

Berikut di antaranya, dilansir dari Hello Sehat:

1. Dermatitis seboroik

Dermatitis seboroik adalah kondisi saat kulit kepala mengalami iritasi. Tandanya antara lain kemerahan pada kulit kepala dan minyak yang lalu tertutupi sisik putih atau kuning yang terkadang mengelupas.

Tak hanya pada rambut, dermatitis seboroik juga bisa mengenai berbagai area kulit lain yang kaya akan kelenjar minyak seperti alis, sisi hidung, belakang telinga, tulang dada, hingga selangkangan.

Ilustrasi keramas saat mandi. (Shutterstock)
Ilustrasi keramas saat mandi. (Shutterstock)

2. Jarang keramas

Ketombe bisa muncul akibat kamu jarang keramas atau kalau keramas kurang bersih. Jika jarang mencuci rambut, minyak dan sel-sel kulit mati di kulit kepala akan menumpuk hingga menyebabkan ketombe. Oleh karena itu, usahakan keramas dengan rutin paling tidak dua hari sekali.

3. Jamur ragi

Jamur ragi (malassezia) bisa hidup di kulit kepala orang dewasa. Sayangnya, pada sebagian orang jamur yang satu ini bisa mengiritasi kulit kepala hingga membuat sel-sel kulit tumbuh lebih banyak dari yang seharusnya. Hal inilah yang kemudian jadi penyebab ketombe di kulit kepala.

Sel- sel kulit mati ini kemudian bisa mengelupas saat kamu menggaruknya sehingga membuatnya terangkat dan sangat terlihat.

Kulit kepala terasa gatal karena ketombe. (Unsplash/averie woodard)
Kulit kepala terasa gatal karena ketombe. (Unsplash/averie woodard)

4. Kulit kering

Bukan cuma rambut berminyak yang bisa mengalami ketombe. Saat kulit tubuh mengalami kekeringan, kulit kepala pun dapat terkena dampaknya. Kulit kering yang terdapat di kulit kepala inilah yang menjadi cikal bakal ketombe. Umumnya ketombe yang muncul akibat kulit kering ukurannya lebih kecil dan tidak berminyak.

5. Tidak cocok dengan produk perawatan rambut

Tidak semua orang cocok dengan berbagai produk perawatan rambut yang dijual di pasaran. Sebagian orang memiliki sensitivitas lebih tinggi terhadap zat tertentu pada produk perawatan rambut. Produk perawatan rambut yang tidak cocok bagi bisa menyebabkan rambut berketombe hingga kulit kepala memerah, gatal, dan bersisik.

Perawatan rambut di salon. (Shutterstock)
Perawatan rambut di salon. (Shutterstock)

6. Memiliki masalah kesehatan tertentu

Biasanya, orang dengan psoriasis, eksim, dan masalah kulit lainnya cenderung punya ketombe yang lebih banyak dan lebih sering dibandingkan dengan orang sehat lainnya. Selain itu, orang dengan penyakit Parkinson dan beberapa penyakit neurologis lainnya lebih rentan terhadap ketombe dan dermatitis seboroik. Konsultasikan pada dokter jika ketombe yang dimiliki akibat masalah kesehatan tertentu sudah terasa sangat mengganggu.

Jadi, perhatian lagi apa yang mungkin menjadi penyebab rambut berketombe dan gatal di kulit kepalamu. Lakukan perawatan rambut secara tepat agar sehat dan segar saat berpuasa di cuaca terik seperti ini. (Suara.com/Silfa Humairah Utami)

Berita Terkait

Berita Terkini