Beauty

Biar Cukur Bulu Kemaluan Tak Berujung Iritasi Kulit, Ini Tips Mencegahnya

Agar kulit tidak kemerahan atau terasa gatal-gatal setelah cukur bulu kemaluan.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi wanita. (Unsplash/A L L E F . V I N I C I U S Δ)
Ilustrasi wanita. (Unsplash/A L L E F . V I N I C I U S Δ)

Dewiku.com - Ketika mencukur bulu kemaluan, iritasi kulit sangat mungkin terjadi. Pasalnya, area itu memang lebih sensitif ketimbang bagian tubuh yang lain.

Ada beberapa penyebab iritasi kulit saat mencukur rambut di sekitar organ intim. Pertama, alat cukur yang tumpul dan sudah berkarat. Iritasi dapat terjadi akibat Anda jadi harus menekan pisau yang kurang tajam itu pada area yang sama berkali-kali.

Mencukur rambut ke arah berlawanan juga bakal mendorong kembali akar rambut. Hal itu mampu membuat lapisan kulit tergores dan menyebabkan ruam. 

Selain itu, tak membersihkan area yang akan dicukur membuat bakteri dan kuman berisiko menginfeksi kulit.

Lalu, bagaimana cara mencegah iritasi kulit akibat mencukur bulu kemaluan? Melansir Hellosehat, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan, yakni:

Biar Cukur Bulu Kemaluan Tak Berujung Iritasi Kulit, Ini Tips Mencegahnya - 1
Ilustrasi organ intim wanita. (Shutterstock)

 

  • Menggunakan pisau atau alat cukur yang masih baru serta tajam
  • Menggunakan air hangat ketika membilas rambut-rambut kemaluan yang sudah tercukur untuk mengurangi risiko kulit robek dan infeksi
  • Tidak melakukannya dengan terburu-buru karena itu bisa membuat Anda lebih ceroboh sehingga kulit pada area itu rentan luka. 
  • Tidak mencukur terlalu dekat atau menekan alat cukur terlalu dalam. Kulit di area sensitif begitu rentan terkena infeksi akibat benda asing yang tajam.
  • Menjaga kelembapan daerah vagina sebelum, selama, dan setelah cukur dengan mengaplikasikan pelembap agar permukaan kulit tetap halus dan mudah dicukur. 
  • Mencukur bulu kemaluan sesuai dengan tumbuhnya arah rambut. Tujuannya menghindari kembalinya batang rambut ke dalam pori-pori kulit. 
  • Tidak mencukur area yang sama berulang-ulang agar tak mengikis lapisan sel kulit dan menyebabkan iritasi.

 

Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]
Ilustrasi organ intim perempuan. [Shutterstock]

Nah, mulai saat ini, biasakan lebih berhati-hati ketika mencukur bulu pada area kemaluan. Tidak mau mengalami iritasi kulit?

Berita Terkait

Berita Terkini