Beauty

Seksi dan Menggoda, Lipstik Merah Kian Populer selama Pandemi

Orang-orang membeli lipstik merah supaya bisa tampil seksi walau hanya menghabiskan banyak waktu di rumah.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi lipstik merah. (Shutterstock)
Ilustrasi lipstik merah. (Shutterstock)

Dewiku.com - Para penggemar lipstik merah pasti setuju kalau warna ini layak dianggap paling seksi. Banyak perempuan jadi merasa lebih percaya diri dan cenderung mudah memikat perhatian pria ketika tampil dengan bibir merah merekah.

Dilansir dari The Sun, lipstik merah disebut semakin populer selama pandemi Covid-19. Dalam sepekan terakhir, penjualan lisptik merah bahkan meningkat 16 persen.

Hal itu berdasarkan jumlah transaksi di aplikasi belanja online goxip.com. Nars, Charlotte Tilbury, dan Dior menjadi tiga merek yang paling dicari. Walau demikian, Ruby Woo dari MAC masih jadi lipstik terlaris sepanjang masa dengan tujuh produk terjual di seluruh dunia setiap menit.

"Lipstik merah sudah teruji oleh waktu sebagai warna paling memikat," ujar psikolog Jacqueline Burns.

"Itu bisa misterius, genit, dan feminin, sekaligus menunjukkan kepercayaan diri pada waktu yang sama," imbuh dia.

Ilustrasi lipstik merah. (Shutterstock)
Ilustrasi lipstik merah. (Shutterstock)

Tidak cuma warna merah, popularitas produk lipstik dikatakan mengalami peningkatan belakangan ini. Selama masa penguncian wilayah, MUA Cosmetics bahkan melaporkan kenaikan penjualan hingga 1.000 persen atau 10 kali lipat.

Orang-orang tampaknya tidak begitu peduli walau harus bepergian dengan masker sehingga tak ada yang melihat betapa cantiknya bibir mereka.

Selain itu, bukankah tidak ada salahnya tetap berdandan dan menggunakan lipstik meski cuma hanya di rumah saja?

Para ekonom pernah menciptakan istilah 'efek lipstik' di tahun 1930an untuk menjelaskan adanya keinginan membeli bawang-bawang mewah kecil guna memperbaiki suasana hati selama kesulitan ekonomi. Sementara, merah merupakan warna yang pengaruhnya paling signifikan.

Berdasarkan survei British Heart Foundation, sebanyak 26 persen wanita merasa lebih percaya diri mengenakan warna yang terkesan berapi-api.

Pada penelitian tahun 2010 oleh Universitas Manchester, diungkap bahwa pria lebih mudah terpadu pada senyuman bibir merah. Mereka bisa betah memandangi hingga 7,3 detik, lebih lama dari rata-rata menatap bibir tanpa lisptik yang mencapai 2,2 detik.

Salah satu penggemar lipstik merah yang paling legendaris adalah Marilyn Monroe. Semua orang tentu setuju kalau warna merah sangat cocok untuknya.

Konsultan warna Jules Standish berkata, "Warna cerah ini membuat Marilyn menggoda dan memesona. Dia menonjol secara misterius."

Perempuan memakai lipstik merah. (Pixabay/Karolina Grabowska)
Perempuan memakai lipstik merah. (Pixabay/Karolina Grabowska)

Selama beberapa dekade, tren kecantikan terus datang dan pergi. Meski begitu, lipstik merah tetaplah primadona sebagai simbol feminitas dan kekuatan.

"Seorang wanita yang memakai warna merah memancarkan energi dan pembawaan tanpa rasa takut. Dia mengetahui apa yang dia inginkan," kata Jules.

Berita Terkait

Berita Terkini