Beauty

Usung Nilai Keberagaman, Inklusivitas Produk Kecantikan Lokal Meningkat

Inklusivitas dalam kecantikan yang mendunia, juga memengaruhi iklim industri kecantikan Indonesia.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi wanita pakai makeup. (Pexels/Adrienn)
Ilustrasi wanita pakai makeup. (Pexels/Adrienn)

Dewiku.com - Saat ini, nilai-nilai keragaman dan inklusivitas bukanlah hal yang asing lagi, tak terkecuali industri kecantikan dan perawatan tubuh. Beragam merek kosmetik sudah menganggap penting nilai inklusif dengan memulai kampanye serta menampilkan model dari berbagai umur dan bentuk tubuh pada iklan mereka.

Tidak hanya itu, merk kecantikan juga mulai aktif dalam meluncurkan produk yang punya spektrum varian warna kulit yang luas. Selain itu, semakin banyak perusahaan perawatan kulit yang meluncurkan lini perawatan untuk pria. Beberapa merek pun mengklaim produk mereka sebagai genderless.

Inklusivitas dalam kecantikan yang mendunia, juga memengaruhi industri kecantikan Indonesia untuk melakukan hal serupa. Indonesia yang kaya akan variasi budaya, suku, kelas sosial-ekonomi, dan warna kulit menjadikan inklusivitas sebagai titik terang baru bagi industri kecantikan di Tanah Air, khususnya bagi kaum minoritas.

Sebelumnya, produk-produk kecantikan di Indonesia memiliki keterbatasan dalam pilihan warna shades, formulasi yang hanya dikhususkan untuk kulit dewasa, serta pemasaran produk yang terfokus pada perempuan. Hal ini membentuk sebuah standar kecantikan yang tidak ideal bagi seluruh masyarakat sehingga banyak pihak mengalami keterbatasan serta diskriminasi secara tak langsung.

Ilustrasi Foundation (Pexels/Carolina)
Ilustrasi Foundation (Pexels/Carolina)

Inklusivitas tidak hanya membuka gerbang bagi segala khalayak di Indonesia untuk mencapai kesetaraan, tapi juga menjadi peluang usaha yang baik dalam memenuhi permintaan masyarakat Indonesia yang semakin maju.

Tentunya, semakin tinggi pengetahuan masyarakat akan kebutuhan perawatan diri membuat industri kecantikan di Indonesia perlu melakukan perubahan. Saat ini, sudah banyak merek kecantikan lokal yang menjadi pendorong terjadinya perubahan perspektif kecantikan ke arah lebih baik dan beragam.

Hal baik ini perlu diberikan dukungan tidak hanya oleh masyarakat, tapi juga pelaku usaha industri kecantikan itu sendiri. Penting bagi pelaku industri kecantikan, baik perusahaan merek dan perusahaan manufaktur untuk sadar bahwa tidak ada keterbatasan dalam dunia kecantikan serta mendukung kemudahan dalam menggapai produk-produk inklusif.

PT. Cosmax Indonesia sebagai perusahaan manufaktur produk kecantikan sangat mendukung keberagaman produk-produk kecantikan di Indonesia. Perusahaan ini konsisten ikut berkontribusi dalam menghasilkan produk-produk kecantikan Indonesia yang lebih inklusif dan cocok dengan berbagai macam khalayak.

Bersama dengan merek-merek kecantikan lokal, PT. Cosmax Indonesia berusaha untuk terus berinovasi dan melakukan pengembangan. Hal itu mulai dari pemilihan warna shades yang mencakup warna kulit gelap maupun terang, formulasi yang cocok digunakan berbagai kelompok usia, produk kecantikan yang dapat bekerja tanpa batasan gender, dan juga produk yang bisa dijangkau berbagai kelas sosial-ekonomi.

Somethinc Bakuchiol Skinpair Oil Serum. (Instagram/@somethincofficial)
Somethinc Bakuchiol Skinpair Oil Serum. (Instagram/@somethincofficial)

Mengacu pada tren terkini, PT. Cosmax Indonesia terbukti telah berhasil bekerja bersama merek kecantikan lokal dalam mewujudkan produk yang kaya akan nilai keberagaman. Beberapa bentuk inovasi dan pengembangan produk inklusif yang pernah dilakukan antara lain Dear Me Beauty Airy Poreless Fluid Foundation & BLP Beauty Face Base dengan berbagai pilihan warna yang disesuaikan dengan kulit wanita dan pria di Indonesia, Somethinc Bakuchiol Skinpair Oil Serum yang dapat digunakan untuk berbagai kalangan usia termasuk pra-remaja, Hale Comfort Zone Moisturizer dengan minimal ingredients yang cocok bagi berbagai kondisi kulit serta tidak memiliki batasan untuk digunakan perempuan ataupun laki-laki, dan lainnya.

PT. Cosmax Indonesia berharap bahwa isu inklusivitas dapat terus disadari dan menjadi suatu kepentingan wajib dalam perkembangan dunia kecantikan di Indonesia. Harapannya, produk kecantikan lokal dapat menjangkau tak hanya segmentasi dan target pasar di Indonesia, namun juga kancah Asia dan dunia.

Berita Terkait

Berita Terkini