Beauty

Jangan Nekat Pakai Skincare Abal-Abal, Bahayanya Nggak Kaleng-Kaleng

Penggunaan skincare abal-abal bisa menyebabkan kulit rusak hingga memicu kanker.

Rima Sekarani Imamun Nissa

llustrasi skincare abal-abal. (Pixabay/summa)
llustrasi skincare abal-abal. (Pixabay/summa)

Dewiku.com - Efek negatif penggunaan skincare abal-abal tak bisa diremehkan. Ada banyak bahaya yang bisa dialami konsumen, muali dari kulit rusak hingga kanker.

Melansir Healthline, dr. Bobby Buka, pakar dermatologi dari New York City mengatakan bahwa skincare abal-abal alias kosmetik palsu mengandung sejumlah bahan kimia berbahaya seperti arsenik, kadmium, dan berilium.

"Bahan-bahan itu punya sifat karsinogenik yang berisiko menyebabkan kanker. Juga ada risiko infeksi bakteri berbahaya yang bisa membuat kulit luka, terbakar, hingga cacat," ungkapnya.

Dokter kulit yang juga bagian dari First Aid Beauty ini mengatakan penggunaan skin care abal-abal memang sangat menggoda. Harganya jauh lebih murah, tapi kulit yang cerah bisa didapat secara instan.

llustrasi skincare krim perawatan dari dokter. (Pixabay/photosforyou)
llustrasi skincare abal-abal. (Pixabay/photosforyou)

Meski begitu, harus diketahui bahwa dampak buruk yang bakal didapat juga tidak main-main. Penggunaan maskara abal-abal misalnya, bisa berujung pada infeksi mata yang sulit disembuhkan.

"Menggunakan maskara dari teman yang sakit mata saja sudah bahaya. Coba bayangkan risikonya jika Anda memakai produk kosmetik dengan bahan-bahan yang tidak jelas. Hasilnya tak akan bagus," ujar dr. Amanda Hoelscher, OD, dari Key-Whitman Eye Center di Dallas, Texas.

Pertanyaannya, bagaimana cara membedakan skincare abal-abal dengan produk asli? Menurut Chris Schwegmann, pakar hukum yang kerap menangani kasus kosmetik palsu, tanda pertama adalah harga yang terlalu murah.

Menurutnya, produk kecantikan yang terbukti berkhasiat pasti melakukan riset sebelumnya. Adanya tahap ilmiah itulah yang membuat harga produk kecantikan asli terbilang mahal.

Ilustrasi pelembap. (Pixabay/AdoreBeautyNZ)
Ilustrasi pelembap. (Pixabay/AdoreBeautyNZ)

"Jika Anda melihat harganya jauh di bawah harga pasaran, hati-hati biasanya itu produk palsu. Apalagi jika Anda membelinya secara online bukan di toko resmi," ucap dia.

Kedua, kemasan tampak tidak sesuai dengan yang diiklankan. Pastikan kamumemeriksa kemasan produk skin care sebelum membeli, seperti melihat tanggal kedaluwarsa, nomor izin edar, serta bahan-bahan yang digunakan.

"Banyak juga toko online yang menjual produk asli dengan tanggal kedaluwarsa yang sudah lewat. Ini bisa berbahaya sebab reaksi kimia yang muncul dapat merusak kulit," tuturnya. (*M. Reza Sulaiman)

Berita Terkait

Berita Terkini