Beauty

5 Cara Memudarkan Kerutan di Dahi, Jangan Lupakan Tabir Surya

Ada beberapa cara untuk mencegah dan memudarkan kerutan di dahi. Apa saja?

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi dahi. (Unsplash/Talles Alves)
Ilustrasi dahi. (Unsplash/Talles Alves)

Dewiku.com - Kerutan di dahi termasuk tanda penuaan dini. Kondisi ini umumnya terjadi akibat sel kulit yang mulai kehilangan kolagen. Hasilnya, banyak orang berburu cara mencegah kerutan di dahi supaya tampak lebih awet muda.

"Seiring bertambahnya usia, kita kehilangan kolagen, dan ini juga bisa menyebabkan garis halus dan kerutan menjadi lebih jelas," ujar Marisa Garshick, Dokter Kulit MDCS Dermatology, dikutip dari Insider.

Kolagen merupakan protein alami yang menjaga kulit tetap kencang dan terisi. Penuaan menyebabkan produksi kolagen tak lagi seperti saat muda dan remaja, dan bisa dipercepat karena paparan sinar matahari dan asap rokok.

Berikut ini adalah cara alami untuk menghilangkan dan mencegah kerutan di dahi menurut para dokter kulit dan ahli dermatologis.

Melindungi kulit dengan tabir surya. (Shutterstock)
Melindungi kulit dengan tabir surya. (Shutterstock)

Menggunakan tabir surya setiap hari

Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat merusak kolagen di kulit dan mempercepat penuaan dini. Sedangkan tabir surya terbukti bisa mengurangi risiko akibat sinar UV seperti kanker kulit dan penuaan dini.

"Tabir surya mesti digunakan setiap hari, pada musim apapun dan digunakan setiap hari. Jika sedang di luar ruangan aplikasikan tabir surya setiap 2 jam sekali," ujar Sara Perkins, Dokter Kulit Yale Medicine.

Berhenti merokok

Nikotin adalah salah satu dari 4.000 bahan kimia berbahaya di dalam rokok bisa mempercepat penuaan kulit dan menyebabkan kerutan. Hal ini terbukti dari penelitian di 2019 yang menunjukan jika merokok dapat membuat kulit kurang elastis, khususnya dahi.

Menurut Garshick semakin lama orang merokok, semakin meningkatkan risiko penuaan dini pada kulit. Oleh karenanya, berhenti merokok bakal sangat membantu mencegah kerutan.

Kelola stres

Stres berlebihan juga bisa menyebabkan kerutan. Hal itu karena hormon stres atau kortisol dapat menurunkan produksi kolagen. Apalagi stres kerap membuat ekspresi tertentu seperti dahi dan alis berkerut sehingga membuat kerutan semakin kelihatan.

Tak perlu perawatan kulit bermacam-macam. Apa yang perlu dilakukan hanya cukup tidur, konsumsi makanan sehat, berolahraga tertur bisa sangat membantu stres terkelola dengan baik. Hasilnya, itu bisa mencegah penuaan kulit semakin parah.

Ilustrasi pelembap. (Pixabay/AdoreBeautyNZ)
Ilustrasi pelembap. (Pixabay/AdoreBeautyNZ)

Menggunakan pelembap

Kulit menua karena tak bisa mempertahankan kelembapannya. Kulit yang dehidrasi atau kekurangan cairan bisa menyebabkan kerutan mudah terlihat.

Adapun cara menghidrasi kulit adalah  menggunakan pelembap, khususnya pelembap dari bahan aktif dan melembutkan kulit sekaligus. Bahan yang bisa dipertimbangkan adalah emolien dan humektan. Ini karena humektan atau asam hialuronat bisa menarik air ke kulit dengan cara ditepukkan perlahan.

Menggunakan antikerut mengandung antioksidan

Beberapa bahan yang harus dipastikan ada dalam produk krim adalah antioksidan vitamin C. Kandungan ini membantu melindungi dari kerusakan kulit akibat radikal bebas, sekaligus meningkatkan produksi kolagen.

Produk yang mengandung ekstrak teh dan biji anggur umumnya juga mengandung senyawa antioksidan. Bahan niacinamide yang merupakan bentuk lain dari vitamin B-3 juga ampuh meningkatkan elastisitas serta kelembapan kulit. (*Dini Afrianti Efendi)

Berita Terkait

Berita Terkini