Fashion

Wanita Ini Permak Gaun Pengantin Mewahnya, Jadi Bisa Dipakai Sehari-hari

Gaun pengantin seharga hampir Rp10 juta itu diubahnya menjadi gaun sehari-hari.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati

Ilustrasi gaun pengantin. (Unsplash/Charisse Kenion)
Ilustrasi gaun pengantin. (Unsplash/Charisse Kenion)

Dewiku.com - Demi pernikahan impian, bukan hal aneh lagi kalau calon pengantin rela mengeluarkan biaya mahal untuk urusan baju. Bagi mempelai perempuan, harga gaun pengantin umumnya paling mendapatkan perhatian.

Sayangnya, kebanyakan gaun pengantin cuma bisa dipakai sekali. Supaya tidak sia-sia, beberapa orang kemudian memilih untuk mewariskan gaun pengantin hingga menyimpannya sebagai kenang-kenangan.

Walau demikian, lain halnya dengan pengantin wanita bernama Emma Male ini. Seperti pengantin kebanyakan, Emma telah mengeluarkan banyak uang untuk gaun miliknya.

Dilansir dari The Sun, Emma Male sudah mengeluarkan uang 500 poundsterling atau sekitar Rp 9,6 juta untuk gaun pengantin putih miliknya.

Namun, terlepas dari harganya yang mahal, wanita 36 tahun itu malah memilih untuk memermak gaun pengantinnya sendiri menjadi gaun untuk dipakai setiap hari.

Hal tersebut dilakukan Emma Male bukan tanpa alasan. Pada hari pernikahan, rupanya ada insiden yang menyebabkan gaun tersebut rusak.

Ilustrasi gaun pengantin, (Unsplash/Thomas AE)
Ilustrasi gaun pengantin, (Unsplash/Thomas AE)

"Ini adalah gaun yang sangat mahal untuk dipakai cuma sekali," tutur Emma Male yang menikah dua tahun lalu.

Kala itu, Emma Male dan suaminya Chris melangsungkan pernikahan dengan tema hutan. Sayangnya, gaun Emma sobek dan kotor karena terkena lumpur.

"Aku sedang berjalan di hutan dengan menggunakan sandal, sehingga gaunku sobek dan menjadi kotor," kata Emma. "Tak ada gunanya menaruh gaun ini di dalam lemari dan membiarkannya membusuk."

Tidak mau merasa kecewa, Emma pun memutuskan untuk memermak gaun itu. Walau awalnya ragu, Emma memotong bagian bawah gaun dan mengubah warnanya menjadi hijau.

"Saat aku pertama kali menggunakan pewarna hijau, warna gaun itu tampak sangat tua. Aku berpikir, ya Tuhan apa yang sudah aku lakukan?" ucap dia.

Untungnya, Emma Male tak menyesali penampilan baru gaun pengantinnya setelah permak. Emma malah banyak mendapat pujian ketika memakai gaun itu ke acara sehari-hari.

"Gaun ini mendapatkan banyak perhatian tapi tak ada yang menyadari bahwa aku memakai ini saat hari pernikahanku," imbuhnya.

Emma lalu memadukan gaun itu dengan ikat pinggang, sandal, hingga tas selempang bergaya kasual. Dia pun dapat menggunakan gaun itu ketika sedang bernyanyi di panggung.

Ilustrasi gaun pengantin, (Unsplash/Anna Docking)
Ilustrasi gaun pengantin. (Unsplash/Anna Docking)

Gaun pengantin itu memang diperoleh Emma dengan harga 500 poundsterling saja. Namun, harga asli gaun tersebut rupanya mencapai 2.000 poundsterling atau Rp 38,4 juta.

Ketika memodifikasi gaun itu, Emma pun meminta bantuan sepupunya. Selain menggunakan pewarna hijau, Emma juga memotong bagian bawah gaun agar tampak lebih modern.

Total, Emma dan sepupunya hanya membutuhkan waktu seminggu untuk mengubah gaun pengantin itu menjadi busana manis untuk dipakai sehari-hari.

"Keluarga kami selalu suka musik dan kini aku bisa mengenakan gaun yang kusukai di atas panggung."

Emma juga menambahkan bahwa dirinya tak menyesal walau sudah memermak gaun pengantin mahal itu. Sebab, Emma bukan tipe orang yang senang barang-barang glamor.

"Ini lebih baik dibandingkan membiarkannya disimpan di bagian belakang lemari dan aku lega karena dapat melakukannya sekarang," kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini