Fashion

Biar Lebih Awet, 5 Tips Menyimpan Tas Kulit Kesayangan

Biar tidak gampang rusak, bagaimana cara menyimpan tas kulit kesayangan?

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi tas kulit. (Pexels/Rachel Claire)
Ilustrasi tas kulit. (Pexels/Rachel Claire)

Dewiku.com - Tas kulit adalah item fesyen yang butuh perawatan khusus. Jenis tas ini tak bisa cuma disimpan begitu saja di dalam lemari, terlebih jika cenderung jarang dipakai.

Kalau tak dirawat dengan baik, tas kulit bisa rusak karena munculnya jamur, teksturnya berubah menjadi kering dan pecah-pecah, mengelupas, hingga warna yang menjadi kusam.

Merangkum Yukepo.com---jaringan Suara.com, berikut beberapa cara menyimpan tas kulit kesayangan supaya tidak cepat rusak.

Memanfaatkan bag pillow

Tujuannya adalah membuat stuktur dan bentuk tas tidak berubah walau sudah lama disimpan. Jika tidak punya bag pillow, bisa juga diganti dengan handuk atau selimut berbahan lembut.

Hanya saja, jangan pakai koran karena justru bisa merusak. Tinta dari kertas koran dikhawatirkan bakal menempel pada tas kulitmu.

Cairan disinfektan untuk melindungi diri dari virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Cairan disinfektan. (Shutterstock)

Jangan dibersihkan dengan sembarang cairan

Kamu mungkin pernah membaca tips membersihkan tas kulit dengan menggunakan air, alkohol, tisu basah, minyak kayu putih, hingga cairan disinfektan. Namun, sebaiknya jangan diikuti. Bahan-bahan tersebut sebenarnya tidak aman diaplikasikan pada tas berbahan kulit.

Kotoran atau debu yang menempel mungkin hilang, tapi cairan-cairan itu bisa merusak tas jika digunakan dalam jangka panjang. Lebih baik gunakan losion khusus yang memang aman untuk barang berbahan dasar kulit.

Letakkan silica gel dan pakai dustbag

Silica gel merupakan benda penting untuk menyimpan sepatu maupun tas berbahan kulit karena dapat menyerap kelembapan ruangan sehingga tidak mudah berjamur atau mengalami masalah lainnya.

Meski begitu, kamu disarankan mengganti silica gel setiap 2-4 minggu sekali. Selain itu, berikan perlindungan ekstra dengan letakannya di dalam dustbag agar tak ada debu halus yang menempel. 

Jauhkan dari sinar matahari langsung

Tas kulit umumnya akan mulai pecah-pecah jika terlalu sering terpapar sinar matahari. Jadi, usahakan untuk menyimpan tas kulit di tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Ilustrasi perempuan memakai tas kulit. (Pixabay/StockSnap)
Ilustrasi perempuan memakai tas kulit. (Pixabay/StockSnap)

Jangan hanya disimpan tanpa sesekali digunakan

Jangan sampai ada tas-tas tertentu yang terlalu lama dibiarkan tak terpakai di dalam lemari, tak pernah dicek kondisinya, lalu saat ingin digunakan ternyata malah sudah berjamur atau rusak.

Jadi, jangan cuma disimpan tanpa pernah menggunakannya. Setidaknya, kamu tetap harus rutin memeriksa koleksi tasmu, misal sekadar mengganti silica gel dan memastikan mereka tak berjamur. Lebih baik ribet sedikit ketimbang tas kulit kesayanganmu rusak.

Berita Terkait

Berita Terkini