Relationship

Hanya Bikin Sakit Hati, Hindari 8 Jenis Hubungan Asmara Ini

Bukannya membikin bahagia, hubungan asmara seperti itu malah bisa jadi racun dalam kehidupanmu.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi pasangan romantis. (Unsplash/Christiana Rivers)
Ilustrasi pasangan romantis. (Unsplash/Christiana Rivers)

Dewiku.com - Hubungan asmara diharapkan bisa menjadi salah satu alasan menikmati hidup dengan bahagia. Namun, tidak jarang kisah yang terjalin justru berujung sakit hati dan penyesalan.

Melansir Boldsky, ada setidaknya delapan jenis hubungan asmara yang sebaiknya dihindari saja. Hal itu karena orang yang menjalani justru rawan terluka.

1. Hubungan tanpa status

Meski bersikap begitu baik dan mesra, dia tidak mengakui punya hubungan denganmu. Saat bertemu orang lain, kamu hanya diperkenalkan sebagai teman, sepupu, atau malah rekan kerjanya. Bisa jadi, itu karena dia tidak ingin berkomitmen denganmu.

Ilustrasi putus cinta, patah hati. (Shutterstock)
Ilustrasi patah hati. (Shutterstock)

2. Terlalu mengendalikan dan manipulatif

Wajar untuk bersikap peduli dan memastikan pasangan melakukan hal yang benar. Namun kalau dia sampai mengendalikan setiap gerakan dan keputusanmu, itu tidak benar.

Lebih baik keluar dari hubungan seperti itu. Kamu tak akan pernah punya kebebasan berpikir atau melakukan sesuatu karena dia selalu memanipulasimu untuk mengikuti kemauannya.

3. Hubungan yang dibangun atas dasar kebohongan

Kalau fondasi hubunganmu adalah kebohongan dan perselingkuhan terang-terangan, ini dapat menyebabkan masalah. Berbohong satu atau dua kali seringkali dianggap tak apa-apa. Padahal, semua tetap ada konsekuensinya.

Ketika akhirnya kamu menemukan dia berbohong, itu akan langsung mengarah pada kesalahpahaman dan patah hati. Jika dia terus berbohong, tidak ada gunanya hubungan asmara kalian dilanjutkan.

Ilustrasi pasangan konflik, bertengkar, saling meluapkan kemarahan. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan konflik. (Shutterstock)

4. Dia merendahkanmu

Pasangan yang baik memang perlu mengingatkanmu jika melakukan kesalahan atau punya kekurangan tertentu. Namun, jika dia terus menemukan kekuranganmu dan mengatakan kamu tidak mampu menjadi pasangan yang baik atau bahkan mengatai dirimu tidak waras, itu bisa menjadi hubungan yang beracun.

5. Hubungan Penuh Drama

Apakah kamu merasa dia selalu menciptakan drama yang tidak perlu, terutama ketika kamu bersama teman, kolega, keluarga, atau siapapun?

Berita Terkait

Berita Terkini