Relationship

Wanita Ini Ungkap Penyesalan Menikah Muda, Diabaikan Suami yang Lebih Tua

Wanita tersebut menikah muda saat masih berumur 17 tahun.

Amertiya Saraswati

Ilustrasi Pernikahan Dini (Pexels/Studio Negarin)
Ilustrasi Pernikahan Dini (Pexels/Studio Negarin)

Dewiku.com - Kisah seorang wanita yang menikah muda menjadi viral di media sosial. Ia mengaku menyesal karena memutuskan menikah di usia 17 tahun.

Melansir World of Buzz, wanita tersebut membagikan pengalamannya di akun @miladyliaa_ lewat media sosial Twitter. Di sana, wanita ini mengaku menyesal.

Pada unggahannya yang lantas viral, wanita ini mengungkap bahwa ia juga merasa malu dengan keputusannya dulu. Meski pernikahan dini tersebut legal, kehidupannya setelah menikah jauh dari harapan.

"Aku menikah pada umur 17 tahun, dengan pria 15 tahun lebih tua diriku, dan ya aku menikah secara legal."

"Apakah aku menyesalinya? Ya, aku menyesal," cuit akun @miladyliaa_ melanjutkan.

Lebih lanjut, wanita ini menulis bahwa ia mengira dirinya sudah cukup dewasa di umur 17. Ia juga mengaku tak ada yang bisa menghentikannya, karena secara legal ia sudah boleh menikah.

Viral Curhat Wanita Menyesal Menikah Muda di Usia 17 (twitter.com/miladyliaa_)
Viral Curhat Wanita Menyesal Menikah Muda di Usia 17 (twitter.com/miladyliaa_)

Wanita ini melanjutkan bahwa dirinya menikah karena ingin punya pasangan yang mau mencintai dan memedulikan dirinya. Namun, sang suami ternyata hanya memikirkan soal uang.

"Aku pikir pernikahan akan menjadi akhir bahagia untukku, tapi ini hanyalah jalan pintas untuknya mendapatkan uang dan merawat diri sendiri. Sementara aku? Aku menderita."

Menurut wanita ini, ia langsung hamil setelah menikah. Namun, suaminya malah mengabaikan kebutuhannya secara fisik dan emosional.

Akibatnya, semua kebutuhan wanita ini saat hamil ditanggung oleh orangtua. Tidak hanya itu, ia harus berhenti sekolah setelah melahirkan dan fokus membesarkan anak.

"Aku berhenti sekolah, menjadi ibu rumah tangga, dan tidak pernah mengeluh. Bahkan sejak bayiku lahir, dia tidak pernah berkontribusi satu sen pun karena dia pengangguran," lanjutnya.

Di sisi lain, wanita ini merasa cukup beruntung karena ayahnya masih mau membantu dirinya dan sang cucu. Ia juga tidak menyesal punya anak di usia muda.

Ilustrasi pernikahan dini. (Shutterstock)
Ilustrasi pernikahan dini. (Shutterstock)

Pernikahan wanita ini akhirnya berakhir pada perceraian. Namun, ia juga menerima hujatan karena dianggap terburu-buru menikah hingga berakhir pada perceraian.

Di sisi lain, wanita ini merasa tidak adil karena mantan suaminya tidak pernah dihujat. Sebaliknya, pria tersebut malah dipuji karena punya mantan istri masih muda.

"Jika pernikahan dini legal, lalu kenapa aku masih dihakimi ketika aku bilang aku sudah bercerai dan punya anak?" lanjut wanita ini.

Kini, wanita ini pun mengungkap bahwa ia trauma dengan pernikahan dini. Ia juga merasa pernikahan dini hanya berdampak buruk pada kondisi mental seseorang.

"Secara mental, ini menyakitiku. (Aku) dimanipulasi, disalahkan, diabaikan, mengalami kekerasan emosional dan semua efeknya."

"Menikah muda legal secara hukum, tapi ini bisa menarik para pedofil," tambahnya lewat cuitan tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini