Relationship

Perlu Diwaspadai, 4 Dampak Negatif Jarang Mengobrol dengan Pasangan

Apakah kamu termasuk orang yang jarangn mengobrol dengan pasangan? Hati-hati dengan dampak negatifnya.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi pasangan dituduh selingkuh (Pexels/Keira Burton)
Ilustrasi pasangan dituduh selingkuh (Pexels/Keira Burton)

Dewiku.com - Konflik dalam hubungan asmara adalah hal wajar. Jika sedang terjadi konflik, tentu hubungan dengan pasangan menjadi tidak nyaman.

Pada dasarnya, komunikasi atau berbicara dari hati ke hati adalah cara ampuh untuk mengatasi setiap masalah. Kurangnya komunikasi dalam hubungan bisa menjadi ancaman berbahaya.

Saat pasangan gagal membangun komunikasi dalam menghadapi konflik, itu bisa berdampak pada keintiman hubungan. Bahkan, kurangnya komunikasi bisa meruntuhkan keharmonisan hubungan.

Mengutip dari Healthshots, berikut beberapa dampak buruknya komunikasi. Apa saja? 

Ilustrasi Pasangan Bermasalah (Pexels/RODNAE Productions)
Ilustrasi Pasangan Bermasalah (Pexels/RODNAE Productions)

Kurangnya rasa percaya

Kunci utama hubungan langgeng adalah rasa percaya pada pasangan. Namun, jika konflik diikuti dengan kurangnya komunikasi, bahkan malah menghilang alias ghosting, itu akan membuat pasangan sulit membangun rasa kepercayaan dirinya. Konflik pun akan terus-menerus terjadi. Bahkan, jalan terakhirnya bisa saja cerai atau putus.

Bisa membawa hubungan jadi negatif

Saat pasangan sibuk bekerja di luar, kadang stres bisa saja terbawa ke rumah. Pasangan mungkin saja jadi akan dianggap sebagai orang yang penuh beban. Pada akhirnya, hubungan negatif lah yang akan terbangun, bukan keharmonisan.

Bisa bikin trauma

Saat masalah dalam hubungan tak kunjung selesai, bahkan berakhir dengan kekerasan fisik, dampaknya bisa bikin pasangan trauma. Peristiwa traumatis bisa mengubah seseorang. Itu juga dapat memengaruhi pola komunikasi terhadap orang lain selain pasangan, mulai dari keluarga hingga teman dekat.

Perempuan sedih. (Unsplash/Aricka Lewis)
Perempuan sedih. (Unsplash/Aricka Lewis)

Bisa mengubah pola perilaku menjadi tidak sehat

Buruknya komunikasi bisa mengubah pola perilaku seseorang, salah satunya mengarah pada perilaku yang tidak sehat. Beberapa dampak selanjutnya yang bisa saja terjadi, antara lain:

  • Menyakiti atau melecehkan pasangannya dalam interaksi sehari-hari
  • Kritik terus-menerus terhadap kepribadian atau serangan yang menyakitkan
  • Bersikap defensif dalam argumen
  • Menolak untuk terbuka atau berbicara satu sama lain
  • Kesepian
  • Menciptakan perspektif negatif dari pasangan
  • Kurangnya keintiman.

(*Aflaha Rizal Bahtiar)

Berita Terkait

Berita Terkini