Beauty

Haruskah Menghindari Kandungan Alkohol dalam Skincare? Ini Jawabannya

Alkohol dalam skincare tidak peru dihindari kok, asal....

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati

Ilustrasi wajah perempuan. (Unsplash/Sarah Comeau)
Ilustrasi wajah perempuan. (Unsplash/Sarah Comeau)

Dewiku.com - Alkohol adalah salah satu kandungan dalam skincare yang masih saja memicu perdebatan. Beberapa wanita bahkan sangat menghindari memakai produk skincare yang ada alkoholnya. Namun ada yang percaya alkohol tidak masalah digunakan.

Lantas, sebenarnya apakah kita harus menghindari kandungan alkohol dalam skincare?

Sebenarnya, alkohol tidaklah seburuk yang kita kira selama ini. Sebab, beberapa alkohol justru dapat bermanfaat bagi kulit.

Menurut Education Manager for Dermalogica dan The International Dermal Institute, Emma Hobson, alkohol yang perlu kita hindari adalah alkohol S.D (khusus didenaturasi) yang dikenal dapat melucuti kulit dari minyak alami.

Ilustrasi produk skincare. (Unsplash)
Ilustrasi produk skincare. (Unsplash)

Karena melucuti minyak alami, jenis alkohol tersebut bakal mendorong kulit untuk menghasilkan lebih banyak minyak tetapi juga mengakibatkan dehidrasi dan kulit sensitif.

''Di sisi lain, alkohol seperti stearil, lauryl, oleyl, kaprilat, miristil dan cetyl, yang semuanya adalah alkohol lemak (berasal dari zat berlemak), dapat membantu melembabkan kulit dan umumnya ditemukan dalam pelembab dan digunakan sebagai emolien,'' kata Hobson seperti dikutip dari Beauty Crew.

Selain itu, alkohol lemak dapat membantu proses pengelupasan kimia lebih baik. Karena mereka bertindak seperti kendaraan yang sempurna untuk memberikan pembersihan ringan dan membantu menghilangkan bakteri jahat.

Alkohol lemak juga memberikan pengelupasan kimia yang benar-benar membantu melonggarkan lem antara sel-sel kulit mati ketika mereka tidak ingin mengelupas secara alami.

Kulit sensitif. (Unsplash/Kelley Bozarth)
Kulit sensitif. (Unsplash/Kelley Bozarth)

Untuk penggunaannya sendiri bisa diterapkan setiap hari. Ketika digunakan dalam formulasi dan konsentrasi yang tepat, alkohol lemak tidak akan membahayakan kulit pada sebagian besar orang.

Bagaimanapun, risiko menyumbat pori-pori dan kontak alergi masih ada pada sebagian kecil orang yang lebih rentan.

Nah, sekarang coba cek produk skincare kamu, kandungan alkohol yang perlu dihindari antara lain etanol, propanol, denatured alcohol, ethyl alcohol, metanol, Isopropyl alcohol, SD alcohol dan benzyl alcohol.

Menemukan salah satu di antaranya? Kalau iya, boleh disingkirkan dulu. Kalau tidak, lanjutkan saja.

Jadi mulai sekarang jangan langsung anti jika melihat kandungan alkohol dalam produk skincare ya. Cermati dulu, karena siapa tahu ia cocok di kulitmu!

Berita Terkait

Berita Terkini