Beauty

Mau Coba Tren Warna Rambut Pastel? Ini Tips dari Penata Rambut Profesional

Warna rambut pastel memang manis banget.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi rambut. (Pixabay)
Ilustrasi rambut. (Pixabay)

Dewiku.com - Rambut berwarna pastel dan permen sedang menjadi tren. Begitu banyak selebriti maupun influencer mengecat mahkotanya dengan warna rambut pastel, termasuk seperti Cardi B atau Lady Gaga.

Nah, jika kamu juga sedang mempertimbangkan untuk mewarnai rambut seperti mereka dengan warna pastel atau permen yang unik, ada beberapa hal yang perlu diketahui.

Dilansir dari Huffington Post, ada tiga stylist berpengalaman yang siap membantumu mengetahui beberapa hal yang perlu diperhatikan saat ingin menjajal tren warna rambut pastel.

1. Lakukan bleaching terlebih dahulu

Jika memiliki warna pastel atau warna permen di rambutmu, proses mewarnai di salon akan bekerja lebih baik pada 'rambut perawan' atau yang belum diwarnai sama sekali.

Dalam banyak kasus, kamu perlu melakukan bleaching rambut sebelum menambahkan warna pink muda, ungu, biru dan hijau.

Caitlin Ford, spesialis pewarnaan rambut yang berbasis di St. Louis, mengatakan kepada Huffington Post, jauh lebih sulit melakukan bleaching di atas warna buatan daripada rambut perawan.

Rambut kepang. (Pexels/Lum3n.com)
Rambut kepang. (Pexels/Lum3n.com)

2. Semua jenis dan tekstur rambut cocok untuk warna pastel dan keriting, tapi keriting tetap yang paling sulit

Para penata rambut sepakat bahwa semua jenis rambut dan tekstur dapat diwarnai dengan beberapa warna pastel atau warna permen. Namun, Ford mengatakan mereka yang rambutnya sangat keriting mungkin harus lebih berhati-hati karena overbleaching bisa memengaruhi pola keriting dan menyebabkan rambut lebih kering.

''Kadang-kadang saya mencoba mendorong orang untuk melakukan penempatan yang lebih strategis, daripada melakukan bleaching pada seluruh kepala mereka,'' tutur Ford.

3. Kemungkinan besar Anda perlu memirangkan rambut Anda untuk memulai

Demi mendapatkan warna rambut pastel, Emaly Baum, seorang spesialis warna rambut yang berbasis di New York City, mengatakan rambut harus sangat pucat kuning atau kita tidak akan dapat mencapai warna yang Anda inginkan. Menjadi pirang pucat itu pada dasarnya adalah tentang menyiapkan rambut agar pewarnaan sukses.

Ilustrasi rambut sehat dan berkilau. (Unsplash/Kyle Smith)
Ilustrasi rambut sehat dan berkilau. (Unsplash/Kyle Smith)

4. Proses awal bisa memakan waktu seharian

Hasilnya memang bervariasi pada setiap orang, tetapi menurut para stylist, untuk mendapatkan rambut berwarna pastel atau permen, prosesnya pasti panjang, terutama jika memiliki rambut yang lebih gelap.

Proses terpanjang adalah bleaching rambut, kata Ford. Ia mengatakan itu bisa memakan waktu antara dua hingga enam jam, tergantung pada kepadatan rambut, panjang dan warna.

5. Jangan heran jika dibutuhkan juga lebih dari satu sesi

Apalagi jika kamu memiliki rambut yang lebih gelap atau rambut yang sebelumnya dicat. Orang-orang dengan rambut yang benar-benar gelap bisa membutuhkan perubahan warna untuk membuat rambut mereka cukup terang untuk menambah warna pastel, menurut Hriczak.

Itu berarti mungkin mereka perlu membuat lebih dari satu kali janji ke salon sebelum mencapai tujuan warna rambut pastel.

Ilustrasi rambut. (Unsplash/Clay Banks)
Ilustrasi rambut. (Unsplash/Clay Banks)

6. Warna pastel dan permen akan memudar lebih cepat

Seperti yang diungkapkan Erin Hriczak, pewarna rambut yang berbasis di New Jersey, warna pastel hanyalah versi warna yang lebih ringan. Jadi semakin ringan warnanya, semakin cepat ia akan luntur.

Baum mengatakan warna-warna pastel dapat mulai menghilang begitu pencucian rambut pertama. Bagi kebanyakan orang, warna pastel bakal bertahan sekitar enam hingga delapan minggu, tergantung pada seberapa sering mencuci rambut, kata Ford.

7. Beberapa warna bertahan lebih lama dari yang lain

Dari semua warna pastel, ketiga stylist sepakat bahwa biru cenderung bertahan sedikit lebih lama daripada warna lainnya.

''Warna seperti pink memudar dengan sangat cepat, tetapi biru memiliki periode transisi yang lucu, di mana ia bisa berubah dari biru menjadi hijau menjadi kuning,'' ucap Baum.

8. Harganya bisa sangat mahal

Harga untuk layanan ini jelas bervariasi, tergantung pada salon dan stylist. Beberapa kota, seperti New York City dan Los Angeles, dikenal lebih mahal biayanya ketimbang tempat-tempat seperti St. Louis dan Denver.

Ilustrasi rambut. (Unsplash/Velizar Ivanov)
Ilustrasi rambut. (Unsplash/Velizar Ivanov)

9. Akan ada lebih banyak perawatan yang harus Anda lakukan

Jika memutuskan mewarnai rambut dengan warna pastel atau permen, bersiaplah untuk melakukan banyak perawatan. Warnanya cepat memudar, jadi touchup biasa menjadi perlu jika kamu ingin mempertahankan warna tersebut.

''Saya akan mengatakan biasanya, jika seseorang ingin mempertahankan warna tetap segar, kamu kembali untuk touchup pada minggu ke delapan,'' kata Hriczak.

10. Anda ingin menghindari air panas dan alat panas

Baum, Hriczak, dan Ford kemudian menyarankan untuk mencuci rambut dengan air dingin guna membantu warna bertahan lebih lama. Ford mengatakan air dingin sangat membantu karena bakal menjaga warna satu sama lain.

Dalam hal frekuensi, Hriczak menyarankan untuk mencuci tidak lebih dari dua kali seminggu dan menggunakan sampo bebas sulfat.

Yakin mau ikutan tren warna rambut pastel? Selamat mencoba tips mewarnai rambut dari penata rambut profesional ini! (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Berita Terkait

Berita Terkini