Beauty

Halo, Hijabers! Begini Cara Perawatan Kulit Agar Tidak Gerah dan Lengket

Perawatan kulit antigerah dan antilengket dianggap sangat penting bagi para hijabers.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Perempuan berhijab. (Unsplash/Ifrah Akhter)
Perempuan berhijab. (Unsplash/Ifrah Akhter)

Dewiku.com - Gerah dan berkeringat sudah jadi hal biasa jika tinggal di negara tropis seperti Indonesia, apalagi para hijabers yang berpakaian tertutup. Oleh karenanya, tak heran jika banyak hijaber yang enggan menggunakan pelembap. Mereka cemas iu bakal bikin kulit semakin gerah dan lengket.

Padahal, semua orang butuh pelembap untuk menjaga kulit tetap terhidrasi, mencegah penuaan dini, dan munculnya kerutan. Tentunya tidak terkecuali para hijaber.

Namun, menurut dr. Irmadita Citrashanty, Sp.KK, hijaber ini memang kasusnya sedikit istimewa. Hal itu karena penguapan keringat di permukaan kulit mereka lebih terbatas akibat tertutup pakaian.

Permasalahan lain yang sering timbul adalah bau kurang sedap akibat tercampurnya keringat dengan bakteri yang terakumulasi di bawah busana tertutup.

Perempuan berhijab. (Unsplash/Katsiaryna Endruszkiewicz)
Perempuan berhijab. (Unsplash/Katsiaryna Endruszkiewicz)

"Itu sebabnya, hijaber membutuhkan produk perawatan kulit tubuh yang dikembangkan secara spesifik agar mereka terbebas dari gerah fisik sekaligus memberikan kesegaran sepanjang hari," ujar dr. Irmadita dalam sebuah webinar, belum lama ini.

Supaya terbebas dari gerah fisik, para hijaber membutuhkan rangkaian produk perawatan kulit yang tidak bikin gerah maupun lengket. Nah, untuk pertama kalinya di dunia, Vaseline meluncurkan Vaseline Hijab Bright, rangkaian produk perawatan kulit tubuh yang secara khusus diformulasikan untuk para pengguna hijab.

Melalui kehadiran produk Vaseline Hijab Bright All Day Radiant Cooling Serum, Vaseline ingin mendukung para hijaber agar #BebasGerah sehingga bisa lebih fokus mengembangkan diri dan mewujudkan mimpi.

Tak cuma terbebas dari gerah fisik, Vaseline juga membawa pesan Terbebas dari Gerah Emosional, yaitu pentingnya untuk selalu berpikiran positif dan fokus mengoptimalkan potensi untuk meraih hal-hal yang luar biasa di dalam hidup.

Menurut Ayoe Sutomo, M.Psi., Psikolog yang juga hadir pada kesempatan itu, "Para perempuan berhijab seringkali dihadapkan dengan rangkaian ekspektasi, ‘tuntutan’ hingga judgement di tengah masyarakat, baik dalam keseharian mereka di dunia nyata maupun media sosial. Kondisi ini akhirnya tak jarang menambah beban mental, membatasi ruang gerak, hingga menghambat mereka dalam berupaya menjadi versi terbaik dari dirinya."

Itulah mengapa para hijaber butuh dorongan semangat agar mampu mengelola gerah emosional sehingga mereka dapat dengan nyaman mengeksplorasi dan meraih potensi diri. (*Vania Rossa)

Berita Terkait

Berita Terkini