Lifestyle

Dari Redaksi : Go Public, Inilah Kekuatan Arkadia Digital Media

Arkadia Digital Media bakal menjadi perusahaan media digital pertama yang listing di BEI.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Public Expose Rencana IPO Arkadia Digital Media di Hotel Century Park, Jakarta, Senin (6/8/2018). (Arkadia Digital Media)
Public Expose Rencana IPO Arkadia Digital Media di Hotel Century Park, Jakarta, Senin (6/8/2018). (Arkadia Digital Media)

Dewiku.com - PT Arkadia Digital Media Tbk yang menaungi Dewiku.com akan menawarkan sahamnya kepada masyarakat dalam masa Initial Public Offering (IPO) pada 21-24 Agustus 2018. Listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan tanggal 29 Agustus 2018.

Direktur Utama PT Arkadia Digital Media Tbk, William Martaputra, dalam acara Public Expose Rencana IPO Arkadia Digital Media di Hotel Century Park, Jakarta, Senin (6/8/2018), menegaskan bahwa IPO ini merupakan langkah besar dan strategis bagi pengembangan bisnis Perseroan.

Selain William, acara Public Expose ini juga dihadiri Komisaris Utama PT Arkadia Digital Media Tbk Stephen Sulistyo, Komisaris Iwa Karunia, Komisaris Independen Ariyo Ali Suprapto, Direktur Suwarjono, Direktur Independen Fastabiqul Khair Algatot, serta Denny Saliman dari PT Danatama Makmur Sekuritas.

Melalui IPO ini, manajemen PT Arkadia Digital Media Tbk membuka kesempatan kepada publik untuk menjadi pemegang saham dan ikut berkontribusi dalam pengembangan bisnis media digital di tanah air.

Jumlah saham yang ditawarkan mencapai 150.000.000 lembar saham, atau sebesar 54,55% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Saham Umum Perdana. Dalam keterangannya, William menjelaskan bahwa sebanyak 100 juta saham merupakan saham baru, sedangkan 50 juta saham diambil dari saham pendiri.

Direktur Utama PT Arkadia Digital Media Tbk, William Martaputra. (Arkadia Digital Media)
Direktur Utama PT Arkadia Digital Media Tbk, William Martaputra. (Arkadia Digital Media)

Sementara untuk harganya, Perseroan menawarkan harga Rp 200 sampai Rp 400 per saham. Artinya, Perseroan menargetkan perolehan dana segar sebesar Rp 20 miliar hingga Rp 40 miliar dari IPO ini dan rencananya digunakan untuk belanja modal dan ekspansi.

“Harga saham setara price to book value (PBV) adalah 1,8 kali hingga 2,2 kali," kata William menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers seusai acara Public Expose, Senin kemarin.

PT Arkadia Digital Media Tbk mencatatkan diri di bursa menggunakan laporan keuangan periode Maret 2018. Perseroan ini menunjuk Millenium Danatama Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi IPO.

Adapun dana yang diperoleh dari IPO ini kelak, akan digunakan untuk pengembangan dan modal kerja. Tepatnya, sebanyak 34% dana hasil IPO akan dipakai untuk meningkatkan infrastruktur dan kebutuhan perangkat keras di seluruh anak usaha, sebanyak 53% bakal digunakan untuk mengembangkan platform dan perangkat lunak, serta 13% sisanya untuk keperluan modal kerja Perseroan dan seluruh anak usaha.

Dengan IPO ini, William optimistis nilai Perseroan berpeluang meningkat signifikan di masa depan. Dengan kekuatan konten kekinian, kredibel, independen, disajikan dalam berbagai format di berbagai platform dengan distribusi yang luas serta model bisnis kreatif dan beragam, Perseroan diyakini akan tumbuh signifikan.

"Kreativitas tanpa batas dan banyaknya agenda pengembangan yang akan dilakukan Perseroan, membuat kami yakin masa depan bisnis digital media ini sangat menjanjikan,” ujarnya.

Public Expose Rencana IPO Arkadia Digital Media di Hotel Century Park, Jakarta, Senin (6/8/2018). (Arkadia Digital Media)
Public Expose Rencana IPO Arkadia Digital Media di Hotel Century Park, Jakarta, Senin (6/8/2018). (Arkadia Digital Media)

PT Arkadia Digital Media Tbk sendiri saat ini mempunyai tiga anak perusahaan, yaitu PT Arkadia Media Nusantara (AMN), PT Mata Media Nusantara (MMN), dan PT Integra Archipelago Media (IAM). AMN saat ini telah mengelola media online Suara.com dan sedang mengembangkan Suara.com Regional (general news and information), yang tengah bertumbuh pesat dan menempati peringkat atas di Indonesia dalam kategori media berita online versi Alexa.com serta telah diverifikasi oleh Dewan Pers.

Akan halnya MMN, saat ini mengelola beberapa media online seperti Matamata.com (celebrity and entertainment), Bolatimes.com (soccer and sports), dan Hitekno.com (technology and gadget). Sedangkan IAM saat ini sedang mengembangkan beberapa media online baru seperti Dewiku.com (female), Mobimoto.com (automotive and motosport), Guideku.com (travel and F&B) dan Himedik.com (health and medical).

Tak hanya itu, guna memperkuat konten agar dapat mencakup beragam berita dan kejadian di berbagai wilayah tanah air, Perseroan saat ini juga menjalin kerja sama dengan puluhan media online lokal. Kolaborasi ini membuat konten berita dan informasi dalam berbagai media online naungan PT Arkadia Digital Media Tbk lebih bervariasi, serta berimbang antara konten nasional dan regional.

Sedangkan untuk lini usaha lainnya, Perseroan juga menekuni layanan penyedia konten untuk operator telekomunikasi, serta mengembangkan creative agency, multimedia production house dan event planner. Nantinya PT Arkadia Digital Media Tbk juga akan berkutat di bidang usaha content aggregator, dengan mengembangkan aplikasi mobile di mana konten dari seluruh media online milik Perseroan dan dari para partner media online lokal akan dirangkum dan dikemas menjadi satu.

Berita Terkait

Berita Terkini