Ragam

Body Care Pertama di Indonesia dengan Bahan Baku Kemangi, Inovasi Baru untuk Kulit Sensitif

Brand lokal Ciara meluncurkan body salve berbahan kemangi pertama di Indonesia. Inovasi body care ini diformulasikan untuk menenangkan kulit sensitif dan menjaga skin barrier.

Vania Rossa

Ciara, Body Care Pertama di Indonesia yang Pakai Kemangi. (dok. Ciara)
Ciara, Body Care Pertama di Indonesia yang Pakai Kemangi. (dok. Ciara)

Dewiku.com - Tren skincare berbahan alami terus berkembang, tetapi satu bahan lokal yang selama ini lebih dikenal di dapur kini mulai masuk ke dunia kecantikan: kemangi. Brand body care lokal Ciara memperkenalkan inovasi terbaru melalui Ciara Kemangi Calming Body Salve, yang disebut sebagai salah satu produk body care pertama di Indonesia yang mengangkat kemangi sebagai bahan utama dalam format body salve.

Langkah ini menunjukkan upaya eksplorasi bahan alami lokal yang dipadukan dengan pendekatan riset ilmiah untuk menghadirkan produk perawatan kulit yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Sebagai brand yang mengusung konsep science-backed natural ingredients, Ciara tidak hanya menawarkan produk perawatan tubuh, tetapi juga membawa misi untuk mengangkat potensi tanaman lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dalam industri kecantikan modern.

Kenapa Kemangi?

Selama ini kemangi dikenal sebagai bahan pelengkap makanan. Namun, tanaman herbal ini ternyata memiliki potensi besar dalam perawatan kulit.

Ciara Kemangi Calming Body Salve diformulasikan dengan ekstrak kemangi yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi, sehingga dapat membantu menenangkan kulit, meredakan iritasi ringan, serta menjaga kelembaban alami kulit.

Produk ini juga diperkaya dengan kombinasi bahan pendukung yang berfungsi untuk:

  • membantu memperkuat skin barrier,
  • memberikan efek calming pada kulit,
  • menjaga kulit tetap sehat dan terhidrasi.

Berbeda dari lotion biasa, body salve memiliki tekstur yang lebih rich dan occlusive, sehingga mampu mengunci kelembaban lebih optimal, terutama bagi pemilik kulit kering, sensitif, atau mudah iritasi.

Kolaborasi dengan Institusi Riset

Dalam pengembangannya, Ciara juga mengumumkan kolaborasi strategis dengan PT Martina Berto Tbk, melalui unit penelitiannya Berto Extract – Martha Tilaar Innovation Center (MTIC).

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat inovasi skincare berbasis biodiversitas Indonesia dengan pendekatan ilmiah dan standardisasi bahan aktif.

CEO Martha Tilaar Group, Dr. Kilala Tilaar, menekankan pentingnya riset dalam pemanfaatan tanaman lokal sebagai bahan aktif produk kecantikan.

“Indonesia memiliki kekayaan tanaman yang sangat besar. Namun, agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam industri kesehatan dan kecantikan, diperlukan pendekatan ilmiah yang kuat. Melalui proses penelitian dan standardisasi bahan aktif, kita dapat memastikan keamanan, stabilitas, serta efektivitasnya sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh konsumen,” ujar Dr. Kilala Tilaar.

Sementara itu, Muhammad Raafi, Chief Commercial Officer PT Brighty Global Sinergi, mengatakan bahwa eksplorasi bahan lokal merupakan bagian penting dari inovasi Ciara.

“Ciara menjadi salah satu brand pertama yang mengangkat kemangi sebagai bahan utama dalam body care berbentuk body salve. Kami mengajak brand lokal Indonesia untuk turut memanfaatkan bahan baku lokal dalam pemilihan ingredient. Ini bukan hanya soal inovasi produk, tetapi juga tentang bagaimana kami melihat potensi besar bahan lokal Indonesia melalui pendekatan ilmiah,” ujarnya.

Fokus untuk Kulit Sensitif dan Skin Barrier

Dalam sesi talkshow ilmiah yang menjadi bagian dari acara peluncuran, para pembicara juga menyoroti meningkatnya kasus kulit sensitif pada masyarakat modern.

Kondisi ini sering berkaitan dengan gangguan pada skin barrier, yaitu lapisan pelindung kulit yang berfungsi menjaga kelembaban sekaligus melindungi kulit dari iritasi dan paparan lingkungan.

Jika skin barrier terganggu, berbagai masalah kulit bisa muncul, seperti kulit kering, kemerahan, rasa gatal, hingga kondisi inflamasi seperti dermatitis atau eksim.

Dokter spesialis dermatologi, dr. Jhauharina, SpDVE, menjelaskan bahwa bahan alami seperti kemangi memiliki potensi untuk membantu menenangkan kondisi tersebut.

“Pemanfaatan bahan alami seperti kemangi dalam formulasi yang tepat dapat memberikan manfaat signifikan, terutama untuk kulit sensitif atau yang membutuhkan efek menenangkan,” jelasnya.

Kemangi dan Potensi Baru Skincare Lokal

Dalam inovasi ini, Ciara menggunakan Ekstrak Kemangi Ocimoist®, bahan aktif hasil pengembangan riset yang memanfaatkan potensi bioaktif tanaman tersebut.

Menurut Raafi, pengembangan produk berbasis bahan lokal memerlukan kerja sama erat antara brand dan institusi riset agar manfaatnya benar-benar terbukti secara ilmiah.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa pemanfaatan bahan alami Indonesia tidak hanya berangkat dari tren natural skincare, tetapi juga didukung oleh penelitian yang memadai sehingga dapat memberikan manfaat yang jelas bagi kesehatan kulit,” ujarnya.

Head Corporate Advance Research and Evaluation Center Martha Tilaar Group, Maily, menambahkan bahwa pengembangan bahan alami untuk skincare memerlukan riset yang panjang.

Melalui penelitian di Martha Tilaar Innovation Center, berbagai tanaman Indonesia dikaji secara ilmiah—mulai dari identifikasi senyawa bioaktif, proses ekstraksi, standarisasi bahan, hingga evaluasi keamanan dan efektivitas dalam formulasi kosmetik.

Pendekatan ini memungkinkan tanaman lokal, termasuk kemangi, tidak hanya dikenal sebagai bagian dari tradisi herbal, tetapi juga berkembang menjadi bahan aktif yang relevan untuk kebutuhan skincare modern.

×
Zoomed

Berita Terkait

Berita Terkini

ragam

Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars

Film anak yang dikembangkan selama lima tahun ini mengisahkan perjalanan anak Indonesia di Planet Mars yang menjalankan misi untuk membantu mengatasi krisis air bersih di Bumi.