Lifestyle

Haru, Wanita Pakai Jas Pria Bikin Foto Pernikahan dengan Ibu

Foto pernikahan ini mempunyai tujuan mulia untuk sang ibu tercinta.

Dinar Surya Oktarini | Kintan Sekarwangi

Ilustrasi pernikahan. (Unsplash/Jeremy Wong Weddings)
Ilustrasi pernikahan. (Unsplash/Jeremy Wong Weddings)

Dewiku.com - Wanita asal Cina ini mengenakan jas pria demi memberikan foto pernikahan ibunya yang berusia 63 tahun. Sebelumnya ibunya tak pernah memiliki foto pernikahan bersama mendiang suaminya.

Memang banyak cara yang bisa dilakukan seorang anak untuk menunjukkan kasih sayang kepada orang tua. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh wanita asal Cina ini. Foto pernikahan tersebut mencuri atensi dan membuat banyak netizen merasa terharu.

Dilansir dari The Star, wanita yang berasal dari Shiyan of Hubei dan namanya disamarkan menjadi Ma Er mengungkapkan ayahnya meninggal 20 tahun lalu dan tak pernah mengajak ibunya untuk melakukan foto pernikahan. Beberapa pasangan pada masa itu yang hidup di pedalaman Cina memang tak bisa menikmati foto pernikahan.

Ilustrasi menikahi diri sendiri. (Unsplash/Nyana Stoica)
Ilustrasi menikah. (Unsplash/Nyana Stoica)

Ayahnya telah meninggal sejak tahun 1997, saat ia berusia 7 tahun dan kakaknya berusia 17 tahun. Ibunya, Chen Zhaolian, yang buta huruf membesarkan anak-anaknya dengan bekerja keras sebagai pembersih jalan dan pengumpul sampah.

Bukan menjadi rahasia umum lagi jika setiap wanita ingin mengenakan gaun pengantin yang indah. Itulah yang dirasakan Ma Er kepada ibunya. Jadi Ma Er membawa ibunya ke sebuah studio foto.

Chen terlihat sangat gugup dalam foto. Itu adalah pertama kalinya dia memakai makeup. Dia mengenakan gaun pengantin putih, sementara putrinya mengenakan setelan jas coklat muda. Di dalam potret tersebut Chen pun menangis ketika putrinya memberinya buket bunga.

Ilustrasi menikah dengan belahan jiwa terbaik. (Pixabay)
Ilustrasi menikah. (Pixabay)

Menurut Ma Er, sang ibu merupakan satu-satunya pencari nafkah keluarga. Menurut Ma Er ibunya sering dipermalukan oleh pejalanan kaki saat bekerja untuk mengumpulkan sampah.

Ia pun menambahkan dia belajar keras di sekolah menengah , berusaha menyenangkan ibunya. Ia kemudian diterima di universitas yang diimpikannya, dan setelah lulus ia bekerja di Wuxi, provinsi Jiangsu, Cina.

Berita Terkait

Berita Terkini