Lifestyle

Kendalikan Efek Negatif Menopause, Perempuan Ini Andalkan Olahraga

Dampak negatif menopause bisa diminimalisir.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi perempuan berenang. (Unsplash/Alex Bertha)
Ilustrasi perempuan berenang. (Unsplash/Alex Bertha)

Dewiku.com - Bagi kebanyakan perempuan, masa menopause menjadi hal yang menakutkan. Walaupun setiap perempuan mengalami efek menopause yang berbeda, ada beberapa hal umum yang kerap terjadi.

Efek negatif menopause antara lain perasaan cemas dan depresi, gangguan tidur, mudah lelah, hingga rentan terkena penyakit seperti diabetes, jantung, dan lainnya.

Sadar akan efek negatif menopause yang dapat mengintainya, seorang perempuan bernama Ebony, yang juga telah menopause, ingin mengajak sesamnya melakukan seperti dirinya.

Sebagai salah satu duta kampanye Holland & Barrett's Me.NoPause, dia menemukan bahwa olahraga seperti berenang dan aerobik di air bisa membantu meringankan dampak negatif dari menopause.

Hal itu memungkinkannya untuk merasa lebih nyaman dengan tahap transisi kehidupan ini dan terhubung kembali dengan apa yang benar-benar penting dalam hidupnya.

''Saya telah belajar untuk mengambil pendekatan holistik untuk kebugaran. Saya menjaga tubuh saya dan juga pikiran saya untuk menghindari stres dan kecemasan. Saya sudah menemukan bahwa menopause membuat kecemasan dapat muncul begitu saja dan itu adalah gejala utama,'' kata dia, dikutip dari Metro.

Berenang dan aerobik di air jadi kunci Ebony kalahkan dampak negatif menopause. (Ilustrasi/Shutterstock)
Berenang dan aerobik di air jadi kunci Ebony kalahkan dampak negatif menopause. (Ilustrasi/Shutterstock)

Lebih lanjut, Ebony mengungakapkan banyak perempuan tidak menyadari seberapa besar kesehatan mental mereka dapat terpengaruh saat masa menopause. Kecemasan dan kesepian merupakan masalah kesehatan mental yang mengintai.

Penuaan, kata dia memang lebih sulit saat dialami para perempuan, terutama mereka yang tidak memiliki anak.

''Saya menjadi stres dan cemas akan hal-hal kecil konyol yang seharusnya tidak penting, atau bahkan tidak membuat saya khawatir. Saya tahu saya punya dua pilihan; untuk melakukan sesuatu yang aktif, atau menenggelamkan perasaan ini dengan makanan,'' ujar dia.

Lewat olahraga, Ebony mengaku mengalami keseimbangan dalam segala hal, baik mental maupun fisik. Dirinya merasa jauh lebih tenang dan jauh dari stres. Dia tidak lagi khawatir dengan gejala menopause karena dirinya sadar itu hanyalah perubahan pada tubuhnya.

Kolam renang. (Pixabay/PublicDomainPictures)
Kolam renang. (Pixabay/PublicDomainPictures)

''Saat saya mengambil waktu untuk berolahraga atau menjadi lebih aktif, itu memberi saya waktu untuk diri sendiri, waktu untuk berhubungan kembali dengan diri saya sebagai seorang perempuan---dalam tubuh saya, daripada hal yang berputar-putar dalam pikiran saya,'' tutur Ebony.

Saat  di kolam renang, Ebony mengaku dirinya tidak memikirkan apa-apa selain latihan. Awalnya, dia menyadari bahwa kekhawatiran yang ia rasakan memperburuk sakit di lutut dan pinggulnya, seperti yang dikatakan beberapa orang.

Karenanya, lanjut dia, setiap perempuan menopause haruslah merasa bahagia. Menopause bukanlah akhir dari segalanya, karena seharusnya kita beruntung masih hidup dan kita mengetahui bahwa olahraga ternyata bisa membantu kita melewatinya.

Selain itu, ada begitu banyak produk alami disiapkan untuk menekan efek negatif menopause. Pastikan kita mendapatkan semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat.

''Kita harus mengakui perubahan suasana hati kita dan gejala-gejala lain, kemudian menemukan cara unik kita sendiri untuk mengatasi hari demi hari karena menopause pasti berlalu. Itu tidak selamanya!'' tegas Ebony. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Berita Terkait

Berita Terkini