Relationship

Karena Segelas Bubble Tea, Istri Nekat Mengancam Bunuh Diri

Bubble tea bisa merusak rumah tangga orang, nih.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati

Bubble tea. (Pixabay)
Bubble tea. (Pixabay)

Dewiku.com - Bubble tea nampaknya jadi minuman favorit banyak orang. Tapi siapa sangka minuman berbahan dasar susu, teh dan tapioka pearl ini bisa membuat seorang istri nekat mengancam suaminya.

Dilansir dari World of Buzz, pada Rabu (22/8/108) lalu, seorang wanita berusia 23 tahun mengunci diri di kamar mandi dan mengancam untuk bunuh diri karena nggak dibelikan satu cup bubble tea.

Kejadian mengejutkan dan agak nggak habis pikir tersebut terjadi di Taichung,Taiwan.

Menurut cerita suaminya, mereka sebelumnya pergi ke Lukang daerah di pantai barat Taiwan. Saat perjalanan itu, sang istri terus menerus mengatakan ingin minum bubble tea.

Bubble tea cafe in Lukang. (LTN)
Bubble tea cafe in Lukang. (LTN)

Namun sayangnya, ia nggak menganggapi keinginan istrinya dengan serius karena suatu alasan. Jadi, ia pun langsung menyetir mobil pulang ke rumah tanpa berhenti untuk membelikan istrinya bubble tea.

Rupanya hal tersebut membuat istri sangat kesal. Ia bahkan mulai menangis dan bicara ngalor ngidul soal kehidupannya. Puncaknya, si istri mengurung diri di kamar mandi dan berteriak, "Kenapa kamu nggak membelikan saya bubble tea?!"

Teriakan itu ternyata sangat kencang hingga membuat para tetangga panik dan berinisiatif menghubungi polisi.

Di bawah instruksi polisi, akhirnya sang istri mau membuka pintu kamar mandi meski masih terlihat emosi. Polisi pun mencoba menenangkannya hingga memberikan konseling selama setengah jam.

Untungnya emosi si istri berhasil surut. Pasangan itu pun menyelesaikan konflik dengan berpegangan tangan dan pergi menuju Lukang untuk membeli bubble tea yang diinginkan sang istri.

Bubble tea cafe in Lukang. (LTN)
Bubble tea cafe in Lukang. (LTN)

Cerita tentang istri yang mengancam bunuh diri karena bubble tea pun menjadi kisah viral. Berkat insiden tersebut, gerai bubble tea di Lukang jadi laris manis. Mereka kehabisan stok sebelum jam 1 siang. Dalam waktu empat jam, mereka berhasil menjual lebih dari 300 cup bubble tea.

Wah, akhir yang bahagia dari sebuah pertengkaran rumah tangga, bahkan membuka jalan rezeki untuk pihak lain. Tapi sebaiknya jangan ditiru ya. Jangan sampai segelas bubble tea jadi penghancur hubungan harmonismu dengan pasangan.

Berita Terkait

Berita Terkini