Relationship

Pacar Ancam Bunuh Diri saat Putus? Ini Solusinya

Karena toxic relationship perlu segera diakhiri.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati

Putus cinta. (Pexels)
Putus cinta. (Pexels)

Dewiku.com - Bertengkar dengan pacar memang sudah menjadi hal biasa. Namun, kamu perlu waspada ketika pacar kamu mulai mengumbar ancaman bunuh diri. Kalau sudah berada dalam toxic relationship seperti ini, ada baiknya untuk segera diakhiri, berpisah adalah jalan terbaik.

Sayangnya, minta putus dari pacar model begini cukup riskan karena bisa saja ia melakukan aksi nekat.

brokenheart/patah hati/putus cinta/pexels.com
brokenheart/patah hati/putus cinta. (Pexels)

Untuk itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah beri jarak sebentar dan biarkan emosinya mereda dulu. Kalau kondisinya sudah baik, saatnya lakukan komunikasi dari hati ke hati.

Kamu bisa jelaskan perlahan-lahan alasanmu ingin berpisah. Hal ini harus didiskusikan secara hati-hati biar nggak menimbulkan dampak fatal.

Perlu ditanya juga apa yang bikin berat kalau kita pergi, lalu beri dia pemahaman. Kita bisa menyiasatinya dengan berusaha memberikan pemahaman yang tepat.

Kalau kamu ragu dan khawatir mengajaknya ngobrol berdua, coba deh pilih tempat ramai. Menurut penelitian, meski biasanya ancaman mereka hanya di bibir saja nggak ada salahnya untuk memilih tempat yang tepat untuk mengucapkan kata putus.

brokenheart/patah hati/putus cintabertengkar/pexels.com
brokenheart/patah hati/putus cintabertengkar. (Pexels)

Tempat yang ramai dan merupakan area publik merupakan pilihan tepat. Mintalah untuk bertemu di kafe atau restoran. Makin ramai tempat tersebut, makin kecil kemungkinan ia akan berbuat nekat. Kalau tetap nekat, kamu punya banyak saksi yang akan membantu.

Kemudian, hindari kontak fisik juga. Saat mengetahui kamu tak ingin berhubungan lagi dengannya, besar kemungkinan ia akan meminta pelukan perpisahan atau bahkan ciuman. Lebih baik tolak karena jika kamu kabulkan permintaannya, ia akan berpikir sebenarnya kamu masih mencintainya.

Begitupun ketika ia sudah mulai menangis dan merayu untuk tetap bersamanya. Kamu harus tegas dan yakin bahwa putus adalah jalan terbaik.

Terakhir, umumkan perpisahan kalian pada orang-orang terdekat, seperti sahabat dan keluarga masing-masing. Sebab kalau orang lain menganggap kalian masih pacaran, dikhawatirkan ia akan menggunakan mereka sebagai jalan untuk mengajakmu balikan.

Semoga berhasil!

Berita Terkait

Berita Terkini