Relationship

Jangan Emosi, Ini Lho 4 Cara Menghadapi Teman Bermuka Dua

Selow aja Girls, kita nggak level terprovokasi dengan teman bermuka dua!

Stephanus Aranditio | Rima Suliastini

Ilustrasi bermuka dua. (Pixabay)
Ilustrasi bermuka dua. (Pixabay)

Dewiku.com - Punya teman bermuka dua memang menyebalkan Girls, sikap mereka sangat manis di depan kita tapi langsung berbeda ketika dia membicarakan kita di belakang.

Keadaan akan diperburuk jika 'teman' kita yang satu ini dipercaya oleh orang lain. Wah, berpotensi menimbulkan konflik! Kalau kamu jadi korban teman bermuka dua, jangan emosi dulu. Tipe orang seperti mereka sebaiknya dihadapi dengan cara seperti ini.

Berikan senyuman

Tahan emosi kalian ya, orang seperti ini akan semakin puas kalau kita bersikap frontal. Tujuan utama dia bersikap nggak adil adalah memancing kita untuk memulai konflik baru.

Jika kamu terpancing, maka dia akan merasa menang, sebaliknya cukup berikan senyuman dan bersabar. Dengan begitu kamu sudah menunjukkan dengan tegas dimana kelasmu berada.

Ilustrasi bermuka dua. (Pixabay)
Ilustrasi bermuka dua. (Pixabay)

Jaga jarak

Kamu nggak mau hal yang sama terulang lagi kan? Maka dari itu, sebaiknya jaga jarak dengan teman yang bermuka dua. Nggak usah menghindar, cukup jaga jarak dengan sikap yang biasa dan jangan terpengaruh dengan omongannya.

Biasanya, tipe orang yang bermuka dua akan mendapatkan masalah dari konflik yang dia bangun sendiri. Kamu cukup duduk manis dan melihat bagaimana kelanjutannya. Siapkan popcorn dan minuman bersoda ya, biar makin seru.

Ilustrasi bermuka dua. (Pixabay)
Ilustrasi bermuka dua. (Pixabay)

Tunjukan sikap elegan

Menghadapi teman bermuka dua harus dewasa dan tidak mudah terprovokasi girls. Jika dia membicarakan kejelekan orang lain di depanmu, cukup didengarkan saja. Nggak usah disanggah apalagi ikut terbawa arus dan mengiyakan perkataannya. Tunjukkan sikap elegan agar dia sadar bahwa kamu tidak berada di kelas yang sama dengannya.

Ilustrasi bermuka dua. (Pixabay)
Ilustrasi bermuka dua. (Pixabay)

Positif thinking
Berkaitan dengan poin sebelumnya, jangan biarkan pikiranmu terprovokasi dengan perkataannya. Dalam kondisi yang paling buruk sekalipun, kamu harus tetap positif thinking. Dengan pemikiran yang positif, maka kamu bisa berpikir jernih dan mampu bersikap netral.

Berita Terkait

Berita Terkini