Relationship

Mencintai Suami Orang? Ini Aturan Mainnya

Cinta memang nggak pernah salah, yang salah adalah statusnya!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini

Ilustrasi pasangan. (Pexels/Rawpixel)
Ilustrasi pasangan. (Pexels/Rawpixel)

Dewiku.com - Cinta memang bisa datang kapan saja dan di mana saja. Tidak ada yang tahu dengan siapa kita akan jatuh cinta. Parahnya, kadang cinta itu menghampiri sosok yang salah. Ada yang sedang merasa dilema karena mencintai suami orang?

Kamu sudah terlanjur jatuh hati dan mencintai suami orang? Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan lagi sebelum hubungan kalian berjalan terlalu jauh.

Dia sudah punya keluarga

Girls, sering-sering lah memperingatkan dirimu sendiri bahwa dia sudah punya keluarga. Jangan hancurkan keluarganya hanya demi obsesi pribadimu semata.

Bayangkan jika hal ini terjadi pada ayahmu. Apa kira-kira yang kamu rasakan sebagai anak jika ayahnya direbut wanita lain?

Ilustrasi keluarga kecil / Pexels.com
Ilustrasi keluarga kecil.  (Pexels)

Belum tentu dia cinta sama kamu

Apa kamu yakin, jika dia juga cinta sama kamu? Bisa jadi kamu hanya pelampiasan sesaat saja, ketika istrinya sedang sibuk mengurus hal yang lain.

Ingat, mencintai suami orang itu resiko sakit hatinya lebih besar daripada jatuh cinta dengan cowok single.

Yakin, kamu siap jadi yang kedua?

Semulus-mulusnya kalian menutupi hubungan, tetap saja kamu jadi yang kedua dalam cinta terlarang ini. Dari pada mengikuti ego untuk tetap menjalin hubungan, lebih baik renungkan sekali lagi, bagaimana sakitnya jadi yang kedua.

Tanyakan dirimu sendiri, yakin sudah siap sakit hati?

Ilustrasi cinta segitiga / pexels.com
Ilustrasi cinta segitiga. (Pexels)

Kamu hanya jadi duri dalam rumah tangga orang

Suatu saat kamu juga akan berumah tangga, apakah kamu siap jika suamimu kelak direbut oleh wanita lain?

Sadar, Girls. Kamu terlalu cantik untuk menjadi duri dalam rumah tangga orang. Selagi ada waktu untuk berubah, pilihlah orang yang tepat dan bukan suami atau pacar orang.

Kamu berhak bahagia

Girls, kamu berhak untuk bahagia dengan pasangan yang tepat, bukan dengan suami orang. Apakah kamu nggak iri dengan mereka yang saling mencintai dengan tulus tanpa mengorbankan perasaan?

Berpelukan setelah bertengkar dengan pasangan. (Unsplash/Niver Vega)
Ilustrasi bahagia dengan pasangan yang tepat. (Unsplash/Niver Vega)

Yuk, segera selesaikan hubungan terlarangmu dan move on dengan orang tepat. Yakin masih tetap ingin bertahan mencintai suami orang?

Berita Terkait

Berita Terkini