Relationship

Patah Hati Bikin Mewek, Ini Manfaat Menangis untuk Kesehatan Mental

Melampiaskan emosi dengan cara menangis baik ternyata baik untuk kesehatan mental.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi wanita sedang sedih. (Unsplash/Kevin Laminto)
Ilustrasi wanita sedang sedih. (Unsplash/Kevin Laminto)

Dewiku.com - Putus cinta tentu menyedihkan, begitu pula dengan patah hati. Meski begitu, terkadang itu adalah pilihan terbaik untuk diri sendiri maupun dirinya.

Beberapa orang mungkin akan merasa kesehatan mentalnya memburuk setelah putus cinta. Salah satu tandanya adalah menjadi sering menangis.

Namun, menangis sendiri sebenarnya baik untuk menjaga kesehatan mental. Melansir Yourtango, berikut beberapa alasan mengapa menangis saat putus cinta perlu dilakukan demi kebaikan psikis Anda.

1. Melalui fase krisis

Saat harus berpisah dengan orang tersayang, tentu akan muncul perasaan berduka. Anda butuh mengeluarkan emosi yang bergejolak, termasuk dengan cara menangis.

Kondisi ini tentu bisa berpengaruh terhadap kondisi fisik maupun mental. Anda mungkin jadi sulit tidur, kehilangan nafsu makan, dan gampang demam.

Ilustrasi wanita sedang sedih. (Unsplash/Luiz Galves)
Ilustrasi wanita sedang sedih. (Unsplash/Luiz Galves)

Meski begitu, hal tersebut pada dasarnya normal. Anda akan menjadi lebih baik setelahnya jika setelahnya dapat menyalurkan emosi guna mengatasi kesedihan secara bijak.

2. Kekuatan untuk bangkit lagi

Mulanya Anda memang butuh menangis sebagai katarsis. Namun saat kesedihan perlahan memudar dan kembali menjalani kehidupan seperti biasa, Anda akan menjadi pribadi yang lebih kuat.

Anda terdorong untuk bangkit kembali dan secara bertahap membuka lembaran baru.

Perempuan sedih. (Unsplash/Aricka Lewis)
Perempuan sedih. (Unsplash/Aricka Lewis)

3. Move on

Anda boleh menangisi dia yang telah menyakiti Anda. Biarkan emosi tersebut lepas, sekaligus memberi pelajaran betapa yang seharusnya merasa rugi adalah dia, bukan melulu Anda.

Bakal datang suatu titik di mana Anda yakin bakal mempunyai hubungan yang lebih baik setelahnya. Anda memahami apa yang Anda inginkan dalam sebuah hubungan dan tentu itu baik untuk kesehatan mental Anda.

Berita Terkait

Berita Terkini