Relationship

Jangan Galau, 7 Mantra agar Tetap Tegar saat Jadi Korban Ghosting

Apakah kamu baru saja menjadi korban ghosting? Berikut beberapa hal yang perlu kamu ingat.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi perempuan sedih karena jadi korban ghosting. (Unsplash/Riccardo Mion)
Ilustrasi perempuan sedih karena jadi korban ghosting. (Unsplash/Riccardo Mion)

Dewiku.com - Secara sederhana, ghosting merupakan istilah untuk menyebut  seseorang yang awalnya bersikap ramah bahkan romantis, tiba-tiba memutuskan semua bentuk komunikasi tanpa penjelasan. Bagi mereka yang korban ghosting, tentu saja ini menyakitkan dan bisa menghancurkan harga diri.

Apakah kamu baru saja jadi korban ghosting? Tenang saja, kamu tidak sendirian. Dilansir dari Times of India, inilah 7 mantra yang harus kamu ingat saat menjadi korban ghosting.

Menemukan cinta itu tidak mudah

Jangan berharap kisah cintamu akan semudah dan semulus cerita dalam film atau drama. Bagi kebanyakan orang, cinta bukanlah sesuatu yang bisa terjadi dengan cepat.

Mungkin butuh bertahun-tahun bagi banyak orang untuk menemukan pasangan yang tepat. Oleh karenaya, jangan bandingkan dirimu dengan orang-orang di sekitar yang kebetulan menemukan cinta lebih cepat.

Perempuan sedih. (Unsplash/Aricka Lewis)
Perempuan sedih. (Unsplash/Aricka Lewis)

Kalau dia tukang ghosting, berarti dia bukan yang tepat untukmu

Orang yang tepat tak akan pernah meninggalkanmu tanpa penjelasan. Dia yang suka ghosting bukanlah orang yang tepat untukmu. Jadi, jangan terlalu menyesali kepergiannya. Orang yang tepat untukmu belum tiba.

Bukan kamu yang harus malu, tapi dia yang telah berperilaku buruk
Justru, si tukang ghosting yang mestinya merasa malu karena telah melakukan tindakan pengecut seperti itu. Ia pengecut karena tak punya nyali untuk setidaknya memberi tahu kamu bahwa ia tidak tertarik meneruskan hubungan. Kamu tidak melakukan kesalahan apa pun, jadi tidak perlu malu menjadi korban ghosting.

Kamu tetap percaya bahwa cinta sejati itu ada

Menjadi korban ghosting memang menyakitkan. Meski begitu, jangan sampai hal ini bikin kamu kapok untuk melakukan pendekatan lagi dengan orang lain. Biarkan harimu tetap terbuka pada hubungan yang baru, dan percayalah bahwa cinta sejati itu memang ada.

Ilustrasi perempuan berpemikiran bebas dan terbuka. (Unsplash/Pietra Schwarzler)
Ilustrasi perempuan berpemikiran bebas dan terbuka. (Unsplash/Pietra Schwarzler)

Menjadi lajang bukanlah hal yang buruk

Lepaskan anggapan bahwa kebahagiaan cuma bisa didapat kalau punya pacar. Ingat, cinta bukan satu-satunya hal yang bisa membuat seseorang bahagia.

Jadi, jangan mengandalkan orang lain untuk mengubah hidupmu. Kamu memiliki kemampuan untuk membuat dirimu sendiri bahagia.

Tak semua orang akan pergi meninggalkanmu

Walau pernah menjadi korban ghosting, ingatlah bahwa tidak semua orang akan berperilaku sama kepadamu. Beberapa orang pasti akan datang kepadamu dengan niat bersungguh-sungguh.

Tak apa-apa untuk marah

Kamu boleh marah saat menyadari telah menjadi korban ghosting. Harus diakui, hal seperti ini memang menguras emosimu. Jadi, marahlah dengan cara yang tepat. (*Aflaha Rizal Bahtiar)

Berita Terkait

Berita Terkini