Relationship

4 Tanda Pasangan Alami Krisis Paruh Baya, Termasuk Sering Marah-Marah

Apa saja hal yang bisa menandakan bahwa pasangan mengalami periode krisis paruh baya?

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi Pasangan (Pixabay/TanteTati)
Ilustrasi Pasangan (Pixabay/TanteTati)

Dewiku.com - Masalah krisis paruh baya atau midlife crisis kerap dialami seseorang saat memasuki usia 40 hingga 50-an. Mereka jadi sering merasa cemas, bingung, atau takut pada kenyataan bahwa hidup semakin mendekati masa tua, sementara di sisi lain inginnya tetap merasa muda kembali.

Keresahan ini sering membikin mereka yang mengalami krisis paruh baya akhirnya menghadapi banyak goncangan secara mental. Hal ini tentu secara langsung juga akan memengaruhi hubungan asmara yang dijalin dengan pasangan.

Nah, bagi Anda yang telah memasuki usia rentan krisis paruh baya di atas, coba perhatikan pasangan Anda. Kalau merasa ada perubahan dalam diri pasangan, coba cek tanda berikut. Siapa tahu ia sedang mengalami krisis paruh baya.

Ilustrasi pasangan sedang bersedih. (Unsplash/Niki Sanders)
Ilustrasi pasangan sedang bersedih. (Unsplash/Niki Sanders)

Menunjukkan tanda-tanda depresi

Melansir Times of India, krisis paruh baya ditunjukkan dengan adanya tanda-tanda depresi, dimulai dari merajuk, tatapan kosong, tak ingin ambil bagian dari aktivitas, menangis, pola tidur tak teratur, dan lain-lain.

Pasangan yang tengah mengalami krisis paruh baya dipengaruhi emosi negatif. Jika dibiarkan, ini bisa berdampak pada hubungan jangka panjang.

Sering marah-marah

Kalau pasangan Anda mendadak sering marah-marah dan kerap membela dirinya dan menyalahkan Anda, bisa jadi itu bagian dari krisis paruh baya yang dialaminya. Kalau dibiarkan, hal ini dapat memengaruhi hubungan jangka panjang.

Ilustrasi pasangan bertengkar. (Pixabay/Tumisu)
Ilustrasi pasangan bertengkar. (Pixabay/Tumisu)

Mempertanyakan keyakinan hubungan

Pasangan yang mulai mempertanyakan keyakinannya pada Anda, termasuk nilai-nilai hubungan yang telah dibangunnya bersama Anda, juga pantas dicurigai bahwa dirinya tengah mengalami krisis.

Meski awalnya hubungan dibangun dengan rasa komitmen, waktu pun mengubah segalanya. Tentunya, kondisi ini terjadi saat salah satu pasangan merasa dikhianati, entah dari perlakuan maupun dari ucapan.

Jaga jarak

Pasangan tiba-tiba menjauh dan lebih suka sendiri ketimbang ditemani Anda? Waspada, ini bisa mengarah pada krisis paruh baya.

Beberapa tanda lainnya adalah pasangan mulai berhenti berkomunikasi, berhenti berhubungan intim, dan berhenti membagikan perasaan secara emosional maupun fisik. Hal yang paling parah, ini bisa bersifat jangka panjang sehingga menyebabkan pasangan Anda bisa saja selingkuh dari Anda. (*Aflaha Rizal Bahtiar)

Berita Terkait

Berita Terkini