Beauty

Industri Kecantikan Bukan Ruang Privat Perempuan

Pria juga butuh perawatan dan berkompeten dalam pengembangan industri kecantikan.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini

Cowok melakukan perawatan wajah. (Shutterstock)
Cowok melakukan perawatan wajah. (Shutterstock)

Dewiku.com - Peran pria di industri kecantikan bukan hanya di balik layar. Banyak pula pria yang menjadi konsumen produk kecantikan.

Seorang skincare junkie asal Surabaya, Ardi Priambodo, mengaku senang karena industri kecantikan masa kini sudah ramah kaum adam.

Cowok kelahiran 1994 ini merasa jika wajah yang bersih dan terawat bukan hanya kebutuhan cewek. Menurutnya, cowok juga berhak memilikinya.

''Bagiku, cowok nggak perlu perawatan yang memutihkan, asal bersih aja,'' ungkap Ardi kepada DewiKu, beberapa waktu lalu.

Ardi awalnya merasa canggung untuk melakukan perawatan di klinik kecantikan. Beberapa tahun lalu, belum banyak cowok yang melakukan hal tersebut. Begitu pula dalam saat dia merasa tertarik menggunakan produk skincare.

Ardi Priambodo. (Dokumen pribadi)
Ardi Priambodo. (Dokumen pribadi/Ardi Priambodo)

BACA JUGA : Pria Juga Bisa Jadi Makeup Artist dan Bikin Kamu Semakin Cantik

''Kalau sekarang, aku udah terbiasa ke klinik kecantikan. Ini karena tuntutan profesi juga,'' kata mantan brand ambassador skincare terkemuka di Indonesia yang kini berkerja di sebuah provider handphone ternama ini.

Kini Ardi memilih cuek dengan komentar orang yang masih mengatakan dirinya aneh karena menjadi skincare junkie.

''Cowok juga pengin tampil beda, tampil lebih wow lagi, tapi nggak perlu berlebihan. Karena, kalau berlebihan malah terkesan aneh,'' ungkap Ardi.

Konsumen lainnya, Sari, juga merasa tidak ada yang salah dengan keterlibatan kaum pria di industri kecantikan. Dia mengaku tidak pernah keberatan ditangani oleh dokter pria saat melakukan perawatan kecantikan.

Cowok perawatan wajah . (Shutterstock)
Ilustrasi cowok melakukan perawatan wajah. (Shutterstock)

BACA JUGA : Memahami Perempuan, Begini Peran Pria di Industri Kecantikan

Menurut karyawan bank swasta ini, gender bukan sesuatu yang perlu diperdebatkan selama orang bersangkutan memiliki kompetensi mumpuni.

Sari juga memahami bagaimana kebutuhan pria terhadap produk kecantikan. Penggunaan produk skincare dan keberadaan klinik kecantikan bukan semata bertujuan biar wajah atau kulit secara umum menjadi lebih cantik, melainkan sehat.

Bukankah mempunyai kulit sehat adalah hak semua orang? Tidak hanya perempuan tetapi juga untuk para pria.

''Sekarang ini bukan cuma cewek yang perawatan, cowok juga. Bahkan ada dokter cowok, pasiennya juga cowok,'' ujar Sari ketika dimintai pendapatnya tentang industri kecantikan yang kini semakin diramaikan kaum adam.

Berita Terkait

Berita Terkini