Beauty

Sedang Coba Produk Skincare Baru? Kenali Bedanya Purging dan Breakout

Mirip, tapi sebenarnya jauh berbeda.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati

Ilustrasi jerawat. (Shutterstock)
Ilustrasi jerawat. (Shutterstock)

Dewiku.com - Saat coba-coba produk skincare baru, ada dua kemungkinan yang terjadi, yakni antara breakout dan purging. Apakah kamu sudah tahu bedanya?

Membedakan purging dan breakout memang gampang-gampang susah. Sebab, keduanya sama-sama ditandai dengan jerawat.

Saat cocok menggunakan skincare, maka proses yang terjadi adalah purging. Sedangkan jika tak cocok, maka yang terjadi adalah proses breakout.

Purging merupakan reaksi temporer yang akan dialami kulit saat cocok dengan skin care yang digunakan. Purging sendiri menjadi tanda dari adanya proses percepatan regenerasi kulit.

Biasanya reaksi yang terjadi adalah jerawat yang muncul serta komedo. Namun reaksinya tak berlangsung lama, yakni sekitar 2-3 minggu. Setelahnya, kulit wajah akan menjadi lebih bersih dan juga sehat.

Wajah berjerawat. (Pixabay/SharonMcCutcheon)
Wajah berjerawat. (Pixabay)

Purging pun kerap terjadi karena adanya bahan aktif dalam suatu produk skincare seperti AHA (glycolic acid, lactic acid), BHA (salicylic acid), tretinoin, dan retinoid acid. Biasanya, jerawat timbul di bagian kulit wajah kamu yang sering bermasalah.

Sedangkan breakout sendiri merupakan efek ketidakcocokan kulit dengan skincare. Sama halnya dengan purging, kemunculan breakout juga ditandai oleh munculnya jerawat dan komedo.

Tapi bedanya, kondisi ini susah hilang bahkan bertambah parah dalam kurun waktu kurang lebih 8 minggu.

Jerawat timbul bukan karena adanya bahan aktif dalam produk skincare, tapi karena komposisi yang sifatnya comedogenic seperti misalnya pewangi atau SLS (zat yang menyebabkan sabun jadi berbusa).

Saat breakout, jerawat pun bisa timbul di mana saja, bahkan di bagian yang paling jarang bermasalah sekalipun.

Berita Terkait

Berita Terkini