Fashion

Akhirnya! Kim Kardashian Umumkan Nama Baru Lini Shapewear Miliknya

Setelah berbagai kontroversi, Kim Kardashian ambil langkah bijak.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati

Kim Kardashian dan Kanye West. (Instagram/@kimkardashian)
Kim Kardashian dan Kanye West. (Instagram/@kimkardashian)

Dewiku.com - Beberapa waktu lalu, Kim Kardashian mengumumkan rencana perilisan lini shapewear atau pakaian dalam terbarunya yang dinamai "Kimono Solutionwear".

Namun karena nama pilihannya itu menuai banyak kontroversi, Kim batal menggunakannya. Setelah beberapa saat berita itu tenggelam, Kim mengumumkan nama baru produknya di media sosial, Senin (26/08/2019) lalu.

Kim Kardhasian pun menggantinya dengan "SKIMS Solutionwear".

"Saya selalu mendengarkan umpan balik dan pendapat mereka, dan saya begitu bersyukur mereka membagikan ide-ide mereka untuk nama merek baru. Setelah banyak pemikiran dan pertimbangan, saya senang mengumumkan peluncuran SKIMS Solutionwear," tulis dia

Wanita berusia 38 tahun itu juga mengatakan produknya bakal resmi diluncurkan pada 10 September mendatang. Lini shapewear ini akan menyediakan ukuran dari XXS hingga 5XL dengan dominasi warna nude.

Kim Kardashian. (Instagram/@kimkardashian)
Kim Kardashian. (Instagram/@kimkardashian)

Keputusan Kim Kardhasian ini ternyata menerima sambutan positif dari penggemar. Mereka bahkan memuji Kim yang dinilai telah sangat bijak.

Model berukuran plus, Ashley Graham, menjadi salah satu pihak yang menyambut hangat pengumuman itu.

"Yes yes yes! Aku tidak sabar mencoba ini!" ungkap dia.

Kim Kardashian Kimono Solutionwear. (Instagram/@kimkardashian)
Kim Kardashian Kimono Solutionwear. (Instagram/@kimkardashian)

Sebelumnya, pemilihan nama "Kimono Solutionwear" menuai hujan kritikan, khususnya dari warga Jepang. Istri Kanye West itu dianggap telah merampas budaya, mengingat Kimono adalah pakaian tradisional Jepang.

Kontroversi ini bahkan membuat walikota Kyoto mengirim surat terbuka pada Kim Kardashian langsung dan mengajaknya untuk datang dan menyelami Kimono sebagai aset budaya.

Berita Terkait

Berita Terkini