Lifestyle

Setahun Tidak Mengonsumsi Produk Dairy, Ini yang Terjadi

Yup, produk dairy memang nikmat, tapi....

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati

Ilustrasi susu. (Unsplash/Neonbrand)
Ilustrasi susu. (Unsplash/Neonbrand)

Dewiku.com - Kamu pasti pernah mendengar hal yang satu ini. Bahan makan berbasis susu atau yang lebih akrab disebut dengan produk dairy kerap dikatakan memberi efek kurang baik pada kesehatan dan kulit bagi sebagian orang.

Jika kamu berencana ingin mengurangi produk dairy namun masih ragu, ada baiknya kamu menyimak pengalaman dari seorang wanita, Lindsay Tiger, ini.

Dilansir dari In Style, ia mengaku sudah berhenti mengonsumsi produk dairy selama setahun dan membuktikan sendiri manfaatnya.

''Tidak mudah menyerah pada produk susu, tetapi perubahan dalam tubuh saya, tingkat energi saya, dan keseluruhan hidup saya jadi luar biasa,'' ungkapnya.

Lindsay mengaku mampu menurunkan beratnya hingga 25 pon atau lebih dari 11 kilogram. Namun selain itu, setidaknya ia juga merasakan empat perubahan ini setelah berhenti mengonsumsi produk dairy.

Ilustrasi susu, (Pixabay)
Ilustrasi susu. (Pixabay)

1. Tidak pernah kembung

Ia mengaku dulu perutnya bisa membesar karena apa yang dimakan sepanjang hari, sampai tidak bisa memakai skinny jeans. Namun sekarang, perutnya tetap datar bahkan setelah makan siang di tengah hari.

Namun tak cukup menjauhi produk dairy. Ia juga memastikan makan siangnya memiliki tiga komponen yang sehat, yakni daging tanpa lemak, sayuran, dan buah.

2. Tidak sakit saat PMS

Biasanya PMS datang begitu menyakitkan. Tidak hanya area perut dan pinggul, terkadang payudara juga terasa bengkak dan linu.

Namun semenjak berhenti mengonsumsi produk dairy, gejala PMS itu tidak lagi menyakitkan. Bahkan ia sering terkejut ketika darah menstruasi sudah keluar begitu saja tanpa diiringi rasa sakit.

Ilustrasi keju. (Unsplash/Rawpixel)
Ilustrasi keju. (Unsplash/Rawpixel)

3. Jadi rajin olahraga

Setelah ia menyingkirkan produk susu dan keju, Lindsay juga menyingkirkan perasaan yang biasa ia miliki di penghujung hari, di mana selalu saja ada alasan untuk tidak berolahraga.

''Kini saya jatuh cinta dengan tinju, kelas bootcamp, dan kelas pelatihan interval intensitas tinggi, dan saya sudah menguasai headstand yoga,'' ungkapnya.

Menjauhi produk dairy ternyata tidak hanya berefek fisik tapi juga psikis. Ia jadi lebih kuat dan percaya diri.

4. Jerawat menghilang

Lindsay mengaku memiliki kulit yang rentan jerawat. Meskipun ia sudah mengonsumsi Accutane beberapa tahun yang lalu, ia masih sering sekali mengalami jerawat.

Tapi masalah jerawat itu tidak muncul lagi semenjak ia memotong konsumsi susu, keju, dan mentega sepenuhnya. Jerawatnya hanya muncul ketika menstruasi saja.

Bagaimana? Sudah semakin yakin untuk berhenti mengonsumsi produk dairy?

Berita Terkini