Lifestyle

Olahraga saat Hamil, Aman Tidak? Begini Jawaban Influencer Kebugaran

Olahraga seperti apa yang aman untuk ibu hamil?

Rima Sekarani Imamun Nissa

Influencer kebugaran, Kayla Itsines, tetap olahraga saat hamil. (Instagram/kayla_itsines)
Influencer kebugaran, Kayla Itsines, tetap olahraga saat hamil. (Instagram/kayla_itsines)

Dewiku.com - Seorang influencer kebugaran terkenal, Kayla Itsines, membikin pernyataan yang cukup kontroversial. Dia bilang, latihan angkat beban saat hamil merupakan hal yang aman untuk dilakukan. 

''Tidak, saya tidak menyakiti bayi. Anda bisa angkat beban saat hamil. Ladies, Anda hanya perlu mengikuti latihan yang aman untuk kehamilan,'' ujar perempuan 27 tahun itu. 

Dia juga menjelaskan dirinya tetap rajin olahraga saat hamil dan menggambarkannya sebagai hal yang luar biasa. Kayla cuma menekankan dia memang sudah melakukan gaya hidup aktif sepanjang hidupnya. Selain itu, selama ibu hamil mendapatkan izin dari dokter mereka, tidak apa-apa untuk berolahraga dan mengangkat beban saat hamil.

''Hanya karena saya berada di gym dengan atasan dan celana pendek, bukan berarti membuat ini tidak aman untuk mengangkat sesuatu,'' tambahnya, dilansir dari The Independent.

Meski begitu, pernyataan Kayla tentang pakaian yang dia kenakan olahraga saat hamil tersebut tetap mengundang tanya para pengikutnya di Instagram. Walau banyak juga yang berkomentar tentang manfaat olahraga saat hamil.

Influencer kebugaran, Kayla Itsines, tetap olahraga saat hamil. (Instagram/kayla_itsines)
Influencer kebugaran, Kayla Itsines, tetap olahraga saat hamil. (Instagram/kayla_itsines)

''Ketika saya hamil dengan anak perempuan saya yang sekarang berusia empat bulan, saya mengangkat anak saya yang berusia tiga tahun yang saat itu berusia 38 pon! Selama Anda tidak melakukannya secara berlebihan dan aman, semuanya baik-baik saja,'' komentar seorang netizen.

''Jika Anda sudah aktif saat Anda hamil, tetaplah aktif! Ini sehat untuk bayi!'' seru yang lain.

Kamu ingin mengikuti saran Kayla Itsines tapi masih merasa khawatir? Aya Etherington, pelatih pribadi di Equinox Kensington, mengatakan kepada The Independent bahwa ibu hamil diperbolehkan mengikuti kelas kebugaran atau olahraga sebelum melahirkan.

Kegiatan itu dapat menjadi cara yang bagus agar para ibu bisa bertemu satu sama lain dan menciptakan hubungan yang baik.

Ilustrasi perempuan hamil. (Pixabay)
Ilustrasi perempuan hamil. (Pixabay)

''Ini dapat menciptakan komunitas yang benar-benar saling mendukung dan tempat di mana Anda pergi dengan perasaan bahagia,'' kata dia.

Meski begitu, dia juga mengatakan sangat penting untuk mempertimbangkan kondisi kehamilan sebelum memulai latihan fisik baru. Misalnya, jika belum pernah olahraga sebelumnya, mungkin bukan ide yang baik untuk mulai berlari setiap hari ketika hamil.

Satu hal yang harus diingat, jangan abaikan pentingnya konsultasi dengan dokter sebelum memutuskan olahraga saat hamil, termasuk jenis olahraga yang akan dilakukan. (Dinda Rachmawati)

Berita Terkait

Berita Terkini