Relationship

Punya Hubungan Membosankan? Coba Bertualang dengan Pasangan

Pernah mencoba kencan seru dengan bertualang di alam bebas?

Rima Sekarani Imamun Nissa

Bertualang bersama pasangan. (Pixabay)
Bertualang bersama pasangan. (Pixabay)

Dewiku.com - Kamu pernah berpikir untuk bertualang bersama pasangan? Kisah pasangan petualang bernama Taylor Rees dan Renan Ozturk mungkin bisa dijadikan inspirasi. Mereka memilih untuk mendaki Grand Teton pada kencan pertama dan kembali ke sana untuk upacara pernikahan mereka lima tahun kemudian.

Hari itu, Taylor Rees menempel ke es, satu slip dari jurang. Dia dan timnya, termasuk pacarnya, Renan Ozturk, memanjat keluar dari gundukan salju dan batu yang curam di Islandia. Taylor mendapati dirinya berada di bagian yang lebih curam. Saking bingungnya, dia membeku.

Renan memanggil Taylor, meyakinkannya bahwa dia bisa melakukan ini. Dia bermanuver cukup dekat untuk mengambil ransel seberat 70 pon dan menyerahkannya alat es.

Kaki Taylor tergelincir dan dia menekan keras ke batu. Matanya pun tertutup. ''Kamu harus percaya padaku,'' kata Renan. ''Buka matamu dan temukan vertikalitas, kemudian harus memanjat keluar.''

Taylor pun memercayainya. Mereka berada dalam situasi yang mengerikan sebelumnya, misalnya hampir kehabisan makanan di hutan Burma. Jika dia sendirian atau bersama orang lain, dia bertanya-tanya apakah dia telah hancur. Namun, dia bersama Renan.

''Saya mempercayainya, mengambil satu menit, dan memanjat keluar,'' katanya.

Bertualang bersama pasangan. (Pixabay)
Bertualang bersama pasangan. (Pixabay)

Pada 2016 lalu, Taylor Rees dan Renan Ozturk kembali ke Grand Teton untuk melangsungkan upacara pernikahan. Hari itu adalah lima tahun setelah kencan pertama mereka dan beberapa bulan setelah ekspedisi Arktik.

Mereka adalah bukti dari apa yang psikolog katakan tentang petualangan sebagai akselerator yang romantis untuk membuat pasangan lebih dekat. 

Mendaki atau climbing menjadi kegiatan bertualang yang menciptakan kepercayaan, dukungan, kesabaran, komunikasi, dan kerja sama tim. Semua itu dapat membantu kamu membangun hubungan yang lebih bahagia dan lebih bergairah karena kamu belajar banyak dari pertualangan tersebut. 

Lalu apa saja manfaat bertulangan bersama pasangan? Berikut penjelasannya, dikutip dari Menhealth.

1. Belajar untuk mendengarkan.

Momen-momen hidup atau mati memiliki keistimewaan tersendiri dalam mengasah cara berkomunikasi. Chris Weidner, seorang kolumnis pendakian membuktikannya sendiri saat mendaki bersama istrinya, Heather.

Bertualang bersama pasangan. (Pixabay)
Bertualang bersama pasangan. (Pixabay)

Istri Chris sendiri merupakan pendaki profesional. Keduanya sekarang tinggal di Boulder. ''Kami menempatkan hidup kami di tangan masing-masing,'' kata Chris.

Bagi mereka, mendaki bersama membuat hubungan asmara tidak membosankan. 'Ketika kita saling mempengaruhi, kita menyingkirkan emosi kita. Suasana hati kita tidak terlalu penting. Baik kami berdebat atau menggoda, kami saling menjaga dengan aman.''

2. Merangkul kesulitan

Emily Harrington adalah juara panjat tebing. Dia pun pernah bertualang bersama pasangannya, Adrian Ballinger.

''Tekanan dan ketegangan Emily sangat tinggi. Hal yang bisa saya lakukan hanyalah mendukungnya dan merawat tangannya yang berdarah dan membantunya menikmati pengalaman ini. Kami belajar banyak tentang satu sama lain hanya dari kedekatan dan stres itu.''

Seorang psikolog di California Utara, Lin Jovanovic, Ph.D. mengatakan belajar untuk mengatasi stres bersama sangat penting untuk sebuah hubungan. ''Banyak hal terjadi. Pasangan harus belajar keterampilan untuk tetap hadir selama perubahan itu.''

Bertualang bersama pasangan. (Pixabay)
Bertualang bersama pasangan. (Pixabay)

3. Belajar saling percaya

''Semua pasangan harus mencoba perjalanan backpacking atau pengalaman alam, karena ketika kamu di luar sana, kamu belajar berkomitmen,'' kata Chris Weidner.

''Tidak ada yang boleh melarikan diri dari ketidaknyamanan itu. Ini adalah cara untuk mengungkapkan siapa kamu sebenarnya. Dingin, lapar, kehausan, kelelahan, ketakutan, dan semua kesulitan akan merobek topeng apapun yang kamu kenakan.''

Tidak ada cara selain saling percaya dan melalui semua kesulitan bersama. Saat kamu lebih terbuka dengan pasangan dan menjadi diri sendiri, kalian akan lebih bahagia.

Bertualang bersama pasangan. (Pixabay)
Bertualang bersama pasangan. (Pixabay)

4. Memperluas wawasan 

Pasangan yang melakukan pendakian, berkemah, dan melakukan berbagai aktivitas menantang lainnya akan sama-sama belajar banyak hal sehingga memiliki wawasan yang semakin luas.

''Alam juga merupakan bahan untuk memulai percakapan utama. Segala sesuatu di sekitarmu menawarkan kesempatan untuk berbicara. Lebih mudah untuk berbicara di luar sana daripada duduk di restoran yang pengap,'' kata Renan Ozturk.

Jadi apakah saat ini kamu merasa hubunganmu dengan dia membosankan? Mau mencoba kencan seru dengan bertualang bersama pasangan?

Hubungan Anda tidak lagi membosankan saat mencoba pertualangan, mulai dari hal mudah seperti berkemah atau mendaki gunung yang tidak terlalu ekstrim. Mau  coba mengikuti pasangan ini?

 

Artikel ini sudah dipublikasikan sebelumnya di Suara.com dengan judul Apakah Hubungan Anda Membosankan? Coba Bertualang dengan Pasangan

Berita Terkait

Berita Terkini