Beauty

Ngeri! Tertusuk saat Manikur, Wanita Ini Kehilangan Setengah Jarinya

Terinfeksi, wanita itu harus merelakan jarinya diamputasi.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati

Ilustrasi manicure kuku. (Unsplash/Designecologist)
Ilustrasi manicure kuku. (Unsplash/Designecologist)

Dewiku.com - Bagi kaum Hawa, manikur merupakan salah satu cara untuk merawat kuku dan tangan agar tampil lebih cantik.

Namun, jika tidak berhati-hati, manikur bisa jadi malah dapat membawa petaka alih-alih membuat tampilan kita menjadi lebih maksimal.

Salah satu kisah manikur yang berujung gagal tersebut datang dari wanita berumur 57 tahun bernama Jose Jackson. Melansir dari Daily Star, insiden ini sebenarnya terjadi pada 2017 silam.

Saat itu, Jose yang tengah melakukan perawatan tertusuk di area kutikel saat sedang memasang kuku palsu dari akrilik.

Berawal dari kecelakaan kecil tersebut, jari Jose mulai membengkak dan berubah ungu. Lama-kelamaan, jarinya pun mengeluarkan nanah karena infeksi.

Ilustrasi perawatan kuku. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi perawatan kuku. (Sumber: Shutterstock)

Hal ini membikin Jose Jackson terpaksa pergi ke dokter. Namun, infeksinya terlalu parah sampai dokter pun harus mengamputasi setengah dari jari telunjuk kanannya.

Parahnya lagi, hasil inspeksi di salon menunjukkan jika hal ini terjadi akibat peralatan manikur tidak dibersihkan secara benar sebelum dipakai.

"Aku ingin merawat diriku agar merasa senang, tapi malah berakhir merusak hidupku dan kehilangan jari," ungkap Jose Jackson.

"Infeksi itu memakan jari dan tulangku. Dokter mengamputasi setengah jari, pilihannya antara itu atau seluruh lenganku."

Ilustrasi perawatan kuku. (Unsplash/freestocks.org)
Ilustrasi perawatan kuku. (Unsplash/freestocks.org)

Sebagai tambahan, Jose menyebutkan kalau hidupnya berubah gara-gara kehilangan setengah jari. Banyak hal menjadi susah untuk dia lakukan.

"Aku tak bisa membuka kaleng, memasang kancing, dan tidak bisa main gitar lagi. Aku terus menjatuhkan barang-barang," tuturnya.

Akibat kerusakan permanen ini, Jose Jackson meminta dilakukan investigasi. Selain itu, dirinya pun menuntut kompensasi dan membawa kasus ini ke pengadilan.

Jose Jackson sendiri akhirnya memang memenangkan tuntutan. Meski begitu, kerusakan yang terjadi akibat perawatan kuku telah mengubah hidupnya.

"Aku takut ini bakalterjadi ke orang lain jadi aku meminta dilakukan investigasi."

"Aku tidak merasa menang, ini tak membuat jariku kembali," tandasnya kemudian.

Berita Terkait

Berita Terkini