Beauty

Keunggulan Tarik Benang Aptos, Tidak Hanya Bikin Wajah Tampak Awet Muda

Penasaran dengan metode estetika tarik benang Aptos? Apa saja manfaatnya?

Rima Sekarani Imamun Nissa

Perawatan wajah. (Shutterstock)
Perawatan wajah. (Shutterstock)

Dewiku.com - Punya wajah tirus, kencang dan awet muda merupakan dambaan setiap orang, terlebih perempuan. Tidak heran jika banyak kaum hawa rela merogoh kantong demi mendapatkan wajah sempurna dengan berbagai treatment atau perawatan wajah di klinik kecantikan yang hasilnya bisa cepat terlihat, seperti operasi plastik, sedot lemak, atau tarik benang.

Salah satu treatment pengencangan wajah yang sedang tren adalah tarik benang Aptos. Perawatan ini ditawarkan oleh Klinik Dermaster Indonesia.

Keunggulan dari benang Aptos ini adalah dapat bertahan cukup lama di wajah dan baru terserap perlahan setelah 16–18 bulan.

Dengan teknologi canggih, tarik benang Aptos ini menghasilkan efek lifting yang bertahan lebih lama. Design duri yang terfiksasi sempurna pada jaringan kulit membuat wajah Anda tampak lebih muda dan segar.

"Keunggulan benang Aptos yaitu benang paling tahan lama di dunia, di bandingkan benang lainnya. Di luar negeri ada yang bisa di serap dan tidak, tetapi Indonesia khususnya di Dermaster kami menggunakan benang Aptos yang bisa di serap," ungkap dr. Jessy Suryadi selaku Head Doctor of Dermaster Clinic Network dalam keterangan tertulis, Selasa (5/10/2021) lalu.

Pengencangan wajah dengan metode tarik benang Aptos. (Foto: Dok. Klinik Dermaster Indonesia)
Pengencangan wajah dengan metode tarik benang Aptos. (Foto: Dok. Klinik Dermaster Indonesia)

Sang dokter lalu memaparkan bahwa Aptos memiliki banyak jenis tergantung lokasi wajah yang akan dikerjakan, seperti jenis benang Light lift Spring untuk bagian bibir karena benangnya lebih elastis, Exelent visage untuk merangsang kolagen kulit agar lebih kencang dan padat, serta Aptos Thread 2G digunakan untuk lifting.

Dermaster sendiri sudah menggunakan teknologi terbaru, yakni Aptos generasi 3 di mana generasi baru ini berbeda dengan benang yang beredar di pasaran.

Bahan dasar benang Aptos generasi 3, kata dr. Jessy, adalah Polycaprolactone (PCL) dan Polylactic Acid (PLLA) yang dilapisi Hyaluronic Acid sehingga pemasangan kolagen menjadi lebih maksimal, kulit menjadi lebih kenyal, dan masa pemulihan pun lebih cepat.

Benang Aptos sendiri bisa digunakan pada berbagai bagian wajah seperti pipi, hidung, double chin, rahang, bahkan untuk area tubuh seperti lengan, perut dan bagian lainnya.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, pasien harus bisa membatasi ekpresi wajah yang berlebihan, hindari penekanan seperti memijat supaya benang tak bergeser atau terlepas di posisinya.

Kalau pasien mampu menjaga minimal tiga pekan setelah pengerjaan, hasilnya bisa lebih lama hingga dua tahun.

Efek samping setelah melakukan treatment tersebut adalah pembengkakan karena anastesi sekitar 5 – 6 hari. Namun,  jangan khawatir karena umumnya akan hilang dengan sendirinya setelah 7 - 10 hari.

"Rahasia treatment contouring membuat wajah semakin kencang, tidak hanya kualitas produknya tetapi juga tergantung dari penanganan dokter yang berpengalaman," jelas dr. Jessy.

Selain itu, lanjut dr. Jessy, dokter harus mampu memberikan penilaian secara objektif kepada pasien. Tak cuma kondisi kulit, dokter harus pintar melihat posisi ototnya dan kondisi lemaknya, apakah perlu ditarik benang, filler, atau botox.

"Oleh karena itu, konsumen disarankan untuk memilih klinik terpercaya. Dokter yang telah mengikuti pelatihan Aptos Indonesia dan bersertifikat," tandasnya. (*Ririn Indriani)

Berita Terkait

Berita Terkini