Fashion

Tampil di Iklan Rasis Dolce & Gabbana, Model China Ini Minta Maaf

Ia mengaku kariernya hancur setelah insiden tersebut.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati

Cuplikan video iklan Dolce and Gabbana. (Instagram/@dolcegabbana)
Cuplikan video iklan Dolce and Gabbana. (Instagram/@dolcegabbana)

Dewiku.com - Zuo Ye, model China yang muncul dalam iklan Dolce & Gabbana angkat bicara dan minta maaf. Ia mengaku iklan tersebut benar-benar menghancurkan kariernya.

Seperti yang diketahui, pada November tahun lalu, rumah mode papan atas tersebut merilis iklan yang memicu reaksi besar atas tuduhan stereotip rasial.

Dilansir dari South China Morning Post, dua bulan setelah insiden tersebut, Zuo Ye menulis di media sosial Weibo dan masih merasa sangat bersalah serta malu.

''Secara pribadi saya tidak akan pernah menunjukkan rasa tidak hormat kepada tanah air saya. Saya mencintai negara saya dan merasa bangga bisa mewakili China di atas catwalk,'' tulis Zuo.

Zuo Ye. (YouTube/Sunrise Sunset)
Zuo Ye. (YouTube/Sunrise Sunset)

''Saya akan mengambil pelajaran dari ini dan menunjukkan kepada orang China dengan cara yang lebih baik. Sekali lagi, saya minta maaf kepada rekan senegara saya,'' tambahnya.

Sekedar mengingatkan, iklan tersebut diposting dalam tiga seri masing-masing memperlihatkan Zuo dalam balutan gaun D&G merah menyantap tiga makanan yang berbeda, yaitu Pizza margherita, Sicilian cannolo dan Spaghetti al pomodoro menggunakan sumpit.

Iklan ini adalah bagian dari seri kampanye baru Dolce and Gabbana, yaitu DG Loves China.

Namun kampanye tersebut menjadi bumerang setelah dinilai sebagai provokasi tuduhan rasisme. Situasi pun makin memanas ketika screenshoot pesan media sosial Stefano Gabbana yang menggambarkan China sebagai 'negara yang sombong' bocor.

Meski kemudian ada permintaan maaf dari Gabbana dan rekannya Domenico Dolce, merek tersebut memicu reaksi pemboikotan dari selebritas, distributor, dan publik China.

Zuo Ye. (YouTube/Sunrise Sunset)
Zuo Ye. (YouTube/Sunrise Sunset)

Zuo juga menderita serangan dari pengguna media sosial yang menuduhnya menghasilkan uang dengan menghina negara sendiri dan dianggap menjelekkan citra orang China.

''Aku masih berpikir penjelasanmu tidak berguna dan videomu menjijikkan. Kamu hanya bisa menyalahkan diri sendiri karena tidak memiliki kemampuan membedakan. Tidak ada gunanya menghapus kesalahanmu,'' komentar seorang netizen menanggapi permintaan maaf Zuo.

Namun, ada juga yang membelanya dan mengatakan bahkan mereka mengerti kalausebagai model, Zuo Ye tidak memiliki kendali atas iklan.

''Salahkan seorang model? Mengapa tidak menyalahkan sumpitnya?'' tulis netizen lain.

Berita Terkait

Berita Terkini