Fashion

Buatan Tahun 1917, Sepatu Converse Super Lawas Dijual Seharga Rp140 Juta

Seperti ini bentuk sepatu Converse pertama buatan tahun 1917 yang telah dijual senilai lebih dari Rp140 juta.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi sepatu Converse. (Pixabay/Mario Hofer)
Ilustrasi sepatu Converse. (Pixabay/Mario Hofer)

Dewiku.com - Barang-barang vintage pasti punya  nilai sentimental tersendiri bagi kolektor. Oleh karenanya, mereka sangat senang jika bisa berhasil memilikinya, misal koleksi sepatu tertua di dunia. Bagi mereka, barang antik itu adalah peninggalan yang berharga.

Itulah yang dirasakan seorang kolektor Malaysia bernama Jeroong Wia atau Wan Irfayuim Azim. Melansir World of Buzz, Jeroong mempunyai koleksi salah satu sepatu Converse pertama di dunia yang dibuat pada tahun 1917.

Sayangnya, Jeroong mesti menjual koleksi langkanya tersebut demi bisa bertahan hidup. Ternyata kondisi finansialnya memburuk karena terdampak pandemi.

"Demi bertahan, dengan berat hati saya harus merelakan koleksi sepatu Converse pertama di dunia yang diproduksi tahun 1917 dengan nama Converse Non Skid," ungkap Jeroong Wia via unggahan Facebook.

"Semuanya masih lengkap kecuali tali sepatu yang sudah lapuk dan juga sol salah satu sepatu yang sedikit patah. Item ini adalah item koleksi, bukan item untuk dipakai," imbuhnya.

Kolektor Malaysia jual koleksi sepatu Converse langka dari tahun 1917. (Facebook/Jeroong Wia)
Kolektor Malaysia jual koleksi sepatu Converse langka dari tahun 1917. (Facebook/Jeroong Wia)

Pada unggahan yang sama, Jeroong mengungkapkan sepatu itu datang bersama sepasang celana basket pendek dengan pelindung lutut. Celana itu bertanggal tahun 1916.

Jeroong menjual sepatunya dengan harga 40.800 Ringgit atau sekitar Rp141,8 juta. Ia juga menyebutkan, ada sepasang sepatu yang sama di museum Converse di London.

Sekarang sepatu ini telah dibeli kolektor bernama Dynamo Rasqputin. Lewat akun Facebook, Dynamo menegaskan tentang betapa berharganya sepatu tersebut sebagai barang investasi.

"Bagi mereka yang mengatakan bahwa saya bodoh, saya berjanji bakal membuktikan sekali lagi bahwa ini adalah investasi zaman baru. Saya akan membuktikan bahwa mengumpulkan barang-barang antik adalah cabang bisnis juga," ungkap Dynamo Rasqputin. (*Nur Khotimah)

Berita Terkait

Berita Terkini