Fashion

Biar Awet dan Tidak Bau Apek, Begini Cara Merawat Kain Batik yang Benar

Bagaimana cara merawat kain batik agar lebih awet dan tidak bau apek?

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi batik. (Suara.com/Kurniawan Mas'ud)
Ilustrasi batik. (Suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Dewiku.com - Pakaian batik bisa dibilang termasuk jenis busana yang wajib ada di lemari. Perawatannya tak bisa sembarangan agar kain batik bisa tahan lama.

Pegiat Budaya Bram Kushardjanto belum lama ini berbagi tips soal cara merawat kain batik agar bisa tahan lama. Caranya, jangan terlalu sering mencucinya dengan detergen. Ia bahkan menyarankan mencuci batik tanpa detergen.

"Pakai air saja. Atau cari saja di e-commerce, lerak namanya, itu bagus banget," kata Bram dalam webinar bersama SnackVideo, beberapa waktu lalu. 

Selesai dicuci, baju batik juga baiknya tak dilipat ketika disimpan di lemari. Cukup taruh di lemari gantung dan jangan diberi kamper pewangi sintetik yang biasa dijual di pasaran. 

Bangga pakai batik. (Pixabay/Didit-Art)
Bangga pakai batik. (Pixabay/Didit-Art)

Bram lalu mengungkapkan, supaya tidak bau apek, cukup taburkan merica di sekitar lemari atau menaruhnya dalam kantung.

"Pakai merica, disebar gitu aja. Atau kalau biar nggak berantakan, taruh di kantung kasa terus ditaruh," kata dia.

Kalau di rumah masih ada kain batik tua peninggalan kakek nenek, Bram menyarankan agar jangan menyimpannya dengan cara dilipat. Lebih baik digulung pada tongkat panjang, lalu disimpan di lemari ataupun ruangan tertutup.

"Simpannya digulung pakai rotan atau tongkat pramuka, lalu taruh di lemari. Gitu aja," tandasnya. (*Lilis Varwati)

Berita Terkait

Berita Terkini