Lifestyle

Sophia Amoruso, Berhasil Bangkit setelah Bangkrut dan Ditinggal Suami

Kisah inspiratif dari Sophia Amoruso. Sesulit apapun masalah yang dihadapi, jangan pernah menyerah!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Kintan Sekarwangi

Sophia Amoruso. (Instagram/@sophiaamoruso)
Sophia Amoruso. (Instagram/@sophiaamoruso)

Dewiku.com - Apakah kalian tahu tentang situs belanja online Nasty Gal? Sophia Amoruso adalah founder dan mantan CEO situs belanja tersebut. Sempat mengalami bangkrut di tahun 2016, kini Sophia berhasil bangkit kembali dan menyajikan kisah inspiratif untuk semua orang.

Dilansir dari laman Entrepreneur, wanita di balik situs belanja Nasty Gal ini sempat sukses menjaring konsumen hingga masuk dalam daftar perusahaan paling cepat berkembang.

Tak hanya itu, Sophia Amoruso juga pernah dinobatkan sebagai salah satu wanita terkaya. Namun, kesuksesannya itu harus melewati masalah yang sangat serius. Nasty Gal mengalami kebangkrutan di tahun 2016.

Pada saat itu, perusahaannya bermasalah dengan penjualan yang menurun, pengurangan karyawan, hingga tuntutan dari pegawai karena diskriminasi kehamilan.

Sophia Amoruso. (Instagram/@sophiaamoruso)
Sophia Amoruso. (Instagram/@sophiaamoruso)

 

Sophia pun mengungkapkan jika masa-masa itu adalah masa paling sulit di hidupnya.

Ternyata nasib malang Sophia tak berhenti di situ saja. Wanita cantik ini juga mengalami kegagalan pernikahan.

''Dalam waktu enam bulan, aku ada di sampul majalah Forbes. Kurang dari satu tahun, suamiku meninggalkanku, dan kemudian perusahanku bangkrut,'' cerita Sophia.

Demi perusahaan yang sudah dibangunnya tetap berdiri, akhirnya ia memutuskan mundur dari jabatan CEO Nasty Gal di tahun 2015.

Sophia Amoruso. (Instagram/@sophiaamoruso)
Sophia Amoruso. (Instagram/@sophiaamoruso)

 

Perusahaan tersebut kemudian dibeli oleh Boohoo Group dan sampai sekarang tetap memproduksi busana, sepatu, dan aksesori di bawah merek Nasty Gal.

Di masa-masa suram tersebut, Sophia Amoruso memilih untuk beristirahat dan meminta bantuan dari banyak psikolog. Ia lalu sadar jika tidak banyak wirausahawan wanita untuk berbagi masalah.

Sophia juga dikenal dengan buku autobiografinya yang berjudul #GirlBoss yang rilis pada tahun 2014. Buku itu bahkan sempat dibuat serial oleh Netflix pada tahun 2016 meski hanya tayang satu musim.

''Aku menampakkan diri di sampul buku berjudul #GirlBoss dan dengan itu, datang sejumlah akuntabilitas. Tapi membaca setiap komentar buruk yang pernah kamu baca, ditulis dari orang-orang yang sedikit tahu tentang kamu itu sangat menantang,'' kata Sophia.

Sophia Amoruso. (Instagram/@sophiaamoruso)
Sophia Amoruso. (Instagram/@sophiaamoruso)

 

Sophia pun bangkit dari kegagalannya ketika dia sadar bahwa masih ada orang-orang yang membaca bukunya #GirlBoss dan masih mempercayainya.

Setelah itu, ia membangun Girlboss Media di tahun 2017 yang memproduksi konten online bertema wanita. Ia juga merilis Girlboss Rally, yaitu sebuah perusahaan konferensi untuk wanita saling berbicara tentang karier, rantangan, hingga bisnis.

''Aku tahu ini klise tapi kerapuhan dan membuat kesalahan adalah inti dari pembelajaran,'' ungkap Sophia.

Setelah mengalami kegagalan dan membuat hidupnya terpuruk, kini Sophia yakin bahwa dirinya sudah 90 persen sembuh.

Melalui Girlboss Media, Sophia Amoruso ingin membantu sesama wanita dan siap untuk mengembangkan bisnis lain dengan pengalaman, modal, dan kekuatan wanita yang dimiliki sekarang.

Berita Terkait

Berita Terkini