Ragam
Gen Z Kompak Bilang Lara Raj Katseye Standar Cantik Universal, Emang Apa Alasannya?
Lara Raj, salah satu member (anggota) Katseye asal India telah menjadi ikon standar kecantikan baru yang lebih universal di kalangan Gen Z untuk lebih percaya diri dengan kecantikan yang dimiliki oleh masing-masing wanita
Vania Rossa

Dewiku.com - Beberapa Gen Z pasti kenal dengan salah satu girl group asal Amerika Serikat bernama Katseye. Yup, kemunculan Katseye sejak tahun 2024 banyak menarik perhatian para penggemar musik.
Katseye disebut-sebut telah berhasil membawa angin segar untuk menghidupkan kembali eksistensi grup vokal wanita asal barat di kalangan Gen Z.
Tidak hanya berhasil memukau penggemar melalui kemampuan vokal dan dance-nya, Katseye juga berhasil membuat Eyekon (nama penggemar Katseye) kagum dengan konsep diversity yang dibawanya. Walau dibentuk di Los Angeles, nyatanya semua anggota Katseye memiliki latar belakang budaya yang berbeda-beda.
Katseye sendiri terdiri dari enam anggota, di antaranya Sophia yang berasal dari Filipina, Manon dari Swiss, Daniela dari Venezuela-Kuba, Yoonchae Korea Selatan, Megan dari Tionghoa-Amerika, dan Lara dari India.
Kemudian, salah satu anggota bernama Lara ternyata telah berhasil membuat para Gen Z terpukau karena keberadaan dirinya telah berhasil mematahkan standar kecantikan kuno yang perlahan sudah mulai ditinggalkan oleh banyak orang.
Ikon Kecantikan yang Universal
Lara Raj atau yang akrab disapa Lara ini lahir di Los Angeles, Amerika Serikat pada tanggal 3 November 2025. Walau lahir di Amerika Serikat, saat tampil di panggung ataupun mengunggah foto di akun medsos pribadinya, Lara nyatanya tidak pernah melupakan entitas budaya aslinya, yakni India.
Kehadiran Lara pun digadang-gadang menjadi sebuah representasi dari kekuatan kecantikan yang sesungguhnya.
Pasalnya, kecantikan yang ditunjukkan oleh Lara merupakan kecantikan alami dari seorang wanita tanpa mengikuti standar kecantikan yang pernah berlaku sebelumnya, seperti memiliki kulit putih, rambut pirang, badan tinggi, tubuh langsing, lensa mata yang biru, atau berwajah tirus.
Namun sekarang, kecantikan Lara yang memiliki kulit berwarna cokelat, lensa mata cokelat, dan rambut berwarna hitam bukan menjadi sebuah hal yang tabu lagi di kalangan para wanita.
Baca Juga
Bukan Sekadar Nyeri Haid, Supermodel Ini Ungkap Penyakit yang Diam-Diam Bisa Rusak Hidup Perempuan
Kim Tae Hee Comeback! Tapi Ngaku Parenting Lebih Menantang dari Dunia Akting
6 Gaya Cardigan ala Anggita Kusuma Dewi, Simpel tapi Auto Chic!
Tiket Konser Sold Out? Begini Cara Tetap Nonton Super Junior Super Show 10 di CGV
Harga Tumis Kangkung Pinkan Mambo Bikin Kaget: Bisa Dapet Steak Mewah!
Momen Adhisty Zara Diberhentiin di Depan Mobil, Netizen Soroti Etika Bertanya
Sosok dari Lara Raj pun telah menjadi ikon kecantikan yang lebih universal di mata Gen Z. Mengapa demikian?
Kepercayaan diri Lara untuk tampil apa adanya alias menjadi diri sendiri berhasil menyadarkan para wanita dan publik untuk merasa cukup dengan kecantikan yang dimilikinya, tanpa harus menumbuhkan rasa insecure ataupun menyalahkan diri sendiri karena tidak bisa mencapai standar kecantikan yang ada.

Bahkan, Lara kembali mendapatkan pujian setelah dirinya tampil dalam salah satu iklan merek jeans asal Amerika Serikat, yakni GAP. Keberadaan Lara dalam iklan global tersebut menunjukkan sekaligus membuktikan jika wanita dari seluruh benua, ras, dan budaya bisa menjadi ikon kecantikan yang mendunia juga.
Kekuatan dari representasi kecantikan Lara pun kembali telah menampar semua orang kalau standar kecantikan setiap wanita itu berbeda-beda dan nggak bisa diatur hanya dalam satu lingkup peraturan itu saja.
So, bagi kamu yang masih insecure atau tidak pede dengan kecantikanmu, percayalah setiap wanita di dunia ini memiliki kecantikannya masing-masing tanpa harus memaksakan diri untuk mengikuti standar yang kuno itu.
(Annisa Deli Indriyanti)