Trending
Kim Tae Hee Comeback! Tapi Ngaku Parenting Lebih Menantang dari Dunia Akting
Kim Tae Hee akhirnya comeback ke layar lebar setelah 5 tahun vakum. Namun, ia mengaku jadi ibu jauh lebih menantang dibanding peran apa pun di dunia akting.
Vania Rossa

Dewiku.com - Aktris kenamaan Korea Selatan, Kim Tae Hee baru-baru ini mengungkapkan curhatannya akan masa-masa sulit saat dirinya mengurus atau mengasuh anak. Kim mengakui jika selama mengasuh anak, dirinya sempat mengalami stres.
Pernyataan ini Kim sampaikan saat dirinya menghadiri acara bincang terkenal di Korea Selatan, “Yoo Quiz on The Block”. Salah satu pembawa acara, yakni Yoo Jae Suk bertanya kepada Kim apakah sebagai seorang ibu, dirinya pernah meninggikan suara kepada kedua putrinya.
Kim menjawab bahwa sebisa mungkin ia berusaha untuk tidak melakukannya, tetapi beban emosional yang ditanggungnya membuat dirinya bisa lepas kendali.
“Saya berusaha untuk tidak melakukannya, tapi itu beban emosional dan terkadang tekanan itu akhirnya ditujukan kepada ibu atau suami saya. Saya sebenarnya tidak ingin itu terjadi,” ungkap Kim Tae Hee.
Beban emosional yang menumpuk di dalam dirinya terjadi karena kedua putrinya senantiasa mencari Kim selaku ibu dari mereka.
Kemudian, salah satu pembawa acara yang lain, Cho Hae So bertanya bagaimana peran dari Rain selaku suami dan ayah dari kedua putri mereka. Tak disangka-sangka, Kim menyampaikan bahwa suaminya tersebut menjalankan perannya dengan baik, tetapi Rain sering memberikan makanan tidak sehat kepada anak-anaknya di saat Kim tengah berusaha untuk menjaga asupan nutrisi buah hatinya.
“Dia (Rain) selalu berusaha menjaga perannya. Dia selalu memberi mereka hadiah dan bahkan diam-diam memberi mereka makanan ringan. Tapi aku ingin mereka makan sehat. Aku tipe yang memberi mereka makanan bergizi agar mereka tidak mau ngemil, tapi dia tidak seperti itu,” jelas Kim.
Selain itu, Kim turut mengungkapkan jika di usianya yang menginjak angka 45 tahun, Kim turut menyampaikan gejolak batinnya dan krisis paruh baya yang ia gambarkan sebagai pubertas kedua.
Kim Tae Hee mengaku ia selalu memiliki perbedaan pandangan dengan ibunya saat membicarakan tentang standar dan pola pengasuhan anak. Perbedaan inilah yang membuat Kim ingin menentang saran dan ucapan ibunya sendiri.
Saat menceritakan ini, Kim pun tak bisa menahan air matanya dan merasa bersalah karena tidak bisa memperlakukan ibunya dengan baik saat ia tengah berada di masa sulit. Dalam acara tersebut, Kim dengan berani mengungkapkan rasa terima kasih dan sayang kepada ibunya yang sedang berada di rumah.
Baca Juga
6 Gaya Cardigan ala Anggita Kusuma Dewi, Simpel tapi Auto Chic!
Tiket Konser Sold Out? Begini Cara Tetap Nonton Super Junior Super Show 10 di CGV
Harga Tumis Kangkung Pinkan Mambo Bikin Kaget: Bisa Dapet Steak Mewah!
Apa Itu Beige Flag, Sinyal Hubungan yang Nggak Bahaya Tapi Bisa Bikin Mikir Dua Kali
Antimainstream, Laki-Laki Ini Kasih Mahar 2 Bus Pariwisata ke Calon Istri: Maknanya Dalem Banget!
Drama Finansial Rumah Tangga, Mantan Istri Eks Dirut Taspen Kosasih Bongkar Fakta di Persidangan Korupsi
Kim Tae Hee sendiri telah vakum dari dunia akting selama lima tahun karena dirinya lebih memilih untuk mengurus dan mengasuh tumbuh kembang kedua putrinya. Namun, semakin besar sang anak, Kim menyampaikan jika dirinya kembali ditumbuhi gairah untuk kembali ke profesinya sebagai aktris. Hal ini ditunjukkan saat dirinya kembali memainkan peran pada series Hollywood berjudul Butterfly (2025) yang tayang pada 13 Agustus kemarin.
Mengasuh, Masa Sulit Bagi Seorang Ibu
Dalam acara tersebut, Kim Tae Hee mengungkapkan dengan jujur jika mengasuh anak jauh lebih sulit dibandingkan dengan melahirkan. Bahkan, Kim mengakui bahwa dirinya ingin memiliki waktu sendiri jika diberikan kesempatan.
Ungkapan Kim Tae Hee ini menunjukkan jika peran dari seorang ibu untuk mengasuh anak bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Apa yang dirasakan oleh Kim Tae Hee tentu dirasakan oleh seorang ibu di seluruh dunia yang memiliki tanggung jawab untuk mengurus anak-anaknya dengan sebaik mungkin.
Jika rasa stres dan berat saat mengasuh anak dibiarkan akan menimbulkan rasa kegagalan yang besar sebagai seorang ibu. Maka dari itu, terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan seorang ibu apabila sedang mengalami masa-masa sulit saat mengasuh anak, di antaranya:
1) Mengetahui Permasalahan yang Terjadi
Seperti yang disampaikan Kim Tae Hee, mengasuh bukan perkara yang mudah bagi seorang ibu. Seorang ibu bisa kapan saja merasa sedih, gagal, kecewa, dan stres saat mengurus atau mengasuh anak-anaknya. Namun, apabila ada waktu yang tenang, seorang ibu bisa merenungkan apa yang membuat dirinya sampai bisa merasakan hal-hal tersebut. Hal ini baik dilakukan karena akan membantu ibu untuk menemukan faktor dan permasalahan apa yang sedang dialami dirinya sendiri saat tengah mengasuh anak. Pasalnya, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seorang ibu merasa stres saat mengurus anak, baik eksternal maupun internal.
2) Komunikasi dengan Suami
Perlu diingat dan ditekankan bahwa persoalan mengurus anak tidak hanya menjadi tanggung jawab seorang istri atau ibu, tetapi juga suami yang berperan sebagai ayah. Jika memiliki permasalahan selama mengurus anak, mencoba komunikasi dengan suami bisa menjadi solusi untuk mengatasi rasa stres. Dari komunikasi tersebut, istri dan suami akan mendiskusikan berbagai macam hal yang penting akan persoalan mengurus atau mengasuh anak, seperti apa yang terjadi selama belakangan ini, membicarakan pembagian tugas, dan saling menanyakan kondisi hari itu juga.
3) Meluangkan Waktu untuk Diri Sendiri
Seorang ibu, pasti memendam rasa untuk memiliki waktu sendiri di kala stres menyelimuti dirinya setelah mengasuh anak dalam waktu yang tidak sebentar. Sayangnya keinginan ini sering kali tidak bisa tercapai karena seorang ibu pasti akan lebih mementingkan keperluan anak-anaknya dibandingkan dengan dirinya sendiri. Namun, apabila memiliki waktu senggang, seorang ibu bisa memanfaatkan waktu itu untuk dirinya sendiri. Jika merasa sulit, komunikasikan dengan suami jika diri sendiri tengah membutuhkan me time agar tetap fokus dan tidak stres saat mengurus anak ke depannya.
4) Komunikasikan dengan Pihak Profesional
Apabila seorang ibu masih sulit untuk mengungkapkan apa yang sedang dirasakan atau susah untuk berkomunikasi dengan suaminya sendiri saat membicarakan persoalan mengasuh anak, maka komunikasi dengan pihak profesional atau psikolog yang ahli di bidangnya bisa sangat membantu. Saat konsultasi, jangan ragu untuk menyampaikan semua perasaan atau keluh kesah yang tengah dihadapi. Konsultasi ini juga akan membantu seorang ibu untuk mengetahui letak penyebab rasa stres yang menimpa dirinya saat mengasuh anak.
Ingin memberikan hal yang terbaik untuk kehidupan anak-anak di masa kini dan masa depan memang menjadi tantangan tersendiri bagi seorang ibu. Terkadang tidak semuanya berjalan dengan lancar sesuai dengan apa yang sudah direncanakan.
Di dalam tanggung jawabnya yang besar, sosok ibu di seluruh dunia memiliki hak untuk selalu merasa bahagia untuk dirinya sendiri. Jadi, jangan pernah meremehkan kasih sayang seorang ibu ya, semua usaha suksesnya saat mengurus kita, ada gejolak batin pernah dihadapinya.
(Annisa Deli Indriyanti)