Ragam

Drama Finansial Rumah Tangga, Mantan Istri Eks Dirut Taspen Kosasih Bongkar Fakta di Persidangan Korupsi

Kasus korupsi mantan Dirut PT Taspen, Antonius Kosasih menjadi topik panas setelah sang mantan istri, Rina Lauwy menyampaikan jika selama menjalin rumah tangga Kosasih tidak pernah terbuka soal finansial.

Vania Rossa

Antonius Kosasih dan Mantan Istri, Rina Lauwy (Kolase)
Antonius Kosasih dan Mantan Istri, Rina Lauwy (Kolase)

Dewiku.com - Korupsi di Indonesia memang sudah seperti noda membandel yang sulit dihilangkan. Kali ini kasus korupsi telah dilakukan oleh mantan Direktur Utama PT Taspen, Antonius Nicholas Stephanus Kosasih atau yang dikenal dengan nama ANS Kosasih. 

Sebelumnya, Kosasih sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak tanggal 8 Januari 2025 karena kasus korupsi investasi fiktif yang telah dilakukannya. Kemudian, pada Kamis (28/82025), dirinya ditetapkan sebagai telah merugikan negara sebesar 1 triliun rupiah atas tindak korupsinya tersebut. 

Di samping perjalanan pemeriksaan kosasih, ada hal yang cukup menarik perhatian netizen, yakni keberadaan saksi yang merupakan mantan dari istri Kosasih sendiri, Rina Lauwy

Dalam sidang yang dilakukan pada 25 Agustus 2025, Rina menyatakan jika eks suaminya tersebut mendapatkan uang secara instan.

Pada Agustus 2020, Rina mengaku pernah diminta memegang sejumlah uang tunai, tetapi dalam bentuk mata uang asing, dalam sidang Rina menyampaikan jika dirinya menolak untuk menerima dan memegang uang tersebut.

Penolakan Rina tersebut ternyata memiliki alasan yang masuk akal. Dirinya merasa janggal saat diminta Kosasih untuk memegang uang tunai dalam jumlah yang fantastis. Kejanggalan ini semakin meyakini dirinya kala Kosasih tak pernah berterus terang ketika ditanya mengenai dari mana penghasilan tersebut berasal.

“Ya karena dia (Kosasih) tidak mau terus terang, dan menurut pemahaman saya untuk uang sebanyak itu tidak bisa didapatkan dari hasil pekerjaan,” ungkap Rina (25/8/2025).

Melihat pernyataan dan pengakuan Rina akan kejanggalan dari mana penghasilan mantan suaminya itu berasal, kembali mengingatkan kita bahwa keterbukaan terhadap penghasilan, pengeluaran, maupun keperluan finansial lainnya menjadi hal penting dalam kehidupan rumah tangga. 

Lalu, apa aja ya manfaat dari sikap saling terbuka saat bahas soal finansial dalam kehidupan rumah tangga?

1) Memperkuat Rasa Saling Percaya

Yup tentu aja keterbukaan suami-istri saat membahas urusan finansial itu yang paling penting dapat memperkuat rasa saling percaya di antara keduanya.

Ingat kan ekonomi itu sering banget jadi faktor utama yang menyebabkan pertengkaran dan perceraian dalam kehidupan rumah tangga.

Maka dari itu, pembahasan soal finansial perlu dilakukan dan dibicarakan oleh kedua belah pihak, baik istri maupun suami.

Jadi, kalau ada hal-hal yang tidak disetujui saat membahas finansial ke depannya gimana, tentu bisa suami-istri diskusikan dengan baik dan jelas.

Pengelolaan keuangan pun juga dapat diatur dengan jelas dan tidak akan menimbulkan rasa kecurigaan saat kedua pihak memiliki peran masing-masing untuk memegang pengelolaan finansial,

2) Mengetahui Arus Keuangan yang Terjadi

Komunikasi dan keterbukaan juga akan menguntungkan keduanya, bahkan seluruh anggota keluarga.

Salah satunya, baik suami maupun istri jadi tahu ke mana uang itu dipakai, dari mana uang itu didapat, mau diapakan uang itu, atau keperluan apa yang membutuhkan uang secara mendadak.

Kalau keduanya senantiasa terbuka, maka nggak akan terjadi kesalahpahaman atau kecurigaan ketika uang atau penghasilan tersebut digunakan.

Dalam hal ini, pasangan suami-istri juga bisa membuat rincian pengeluaran dan pemasukan uang yang digunakan dalam kebutuhan rumah tangga. 

3) Membangun Tujuan Finansial yang Jelas dan Spesifik

Sering kali pasangan rumah tangga melupakan untuk membuat tujuan yang jelas dari keuangan atau finansial yang ada di dalam rumah tangga.

Pasalnya persoalan finansial nggak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja, tapi ada juga kebutuhan jangka pendek yang bersifat mendadak dan juga kebutuhan jangka panjang, seperti pendidikan anak, pensiun, dan investasi.

Nah, untuk melakukan perencanaan tujuan ini pun diperlukan keterbukaan dengan cara mendiskusikannya di antara suami dan istri. Alhasil persoalan finansial atau keuangan bisa memiliki tujuan yang lebih jelas dan rinci. 

4) Menemukan Solusi saat Permasalah Finansial Terjadi

Kehidupan di dunia ini selalu mempunyai kejutan, entah itu dalam hal positif ataupun negatif. Tentu hal ini bisa saja terjadi di dalam sebuah keluarga.

Maka dari itu, keterbukaan persoalan finansial menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini bertujuan untuk membangun komunikasi yang baik serta jelas di antara suami dan istri di kala permasalahan finansial tengah terjadi di dalam kehidupan rumah tangga. 

Apa yang pernah terjadi dalam rumah tangga Kosasih dan Rina dapat memberikan pembelajaran bagi kehidupan rumah tangga siapa pun bahwasanya keterbukaan terhadap persoalan finansial menjadi hal yang penting di antara suami dan istri.

(Annisa Deli Indriyanti)

Berita Terkait

Berita Terkini