Relationship

Mengenal Zombieing, Tren Dating Terbaru dan Lebih Bahaya ketimbang Ghosting

Zombieing lebih seram dari ghosting.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati

Pasangan jatuh cinta. (Unsplash/Jana Sabeth Schultz)
Pasangan jatuh cinta. (Unsplash/Jana Sabeth Schultz)

Dewiku.com - Mungkin banyak dari kita yang sudah mengetahui fenomena ghosting, yakni kala pasangan atau teman kencan menghilang dari hidupmu tanpa pemberitahuan dan tak kembali. Namun, bagaimana dengan zombieing?

Bisa dikatakan, zombieing ini lebih "menyeramkan" karena masih berkaitan erat dengan ghosting.

Dirangkum dari Elite Daily, zombieing merupakan istilah yang digunakan saat seseorang yang telah lama menghilang tanpa alasan, alias melakukan ghosting, tiba-tiba kembali muncul di kehidupan kita.

Ia bisa muncul lewat media sosial atau pesan singkat untuk sekadar menanyakan kabar atau basa-basi. Zombieing umumnya terjadi pada korban ghosting yang sudah move on.

Intinya, seseorang dari masa lalu yang sudah kita anggap lenyap rupanya ingin kembali ke kehidupan kita. Mirip dengan zombie bukan? yang harusnya sudah meninggal dan tiada namun malah bangkit lagi menghantui kita.

Ilustrasi menjadi zombie (Shutterstock)
Ilustrasi menjadi zombie (Shutterstock)

Tak ada penjelasan kuat atas motivasi orang yang melakukan zombieing. Bisa jadi mereka benar-benar ingin kembali menjalin hubungan atau cuma mau mempermainkan perasaanmu. Lagi.

Bagi mereka yang hatinya mudah rapuh, tentunya hal tersebut bakal membuat keraguan untuk membuka hati pada orang baru.

Namun tenang, ada cara untuk mengatasinya. Dilansir dari Hello Giggles, terdapat dua acara untuk menghadapi si dia yang melakukan zombieing.

Ilustrasi Stres Gara-Gara Media Sosial. (Shutterstock)
Ilustrasi Stres Gara-Gara Zombieing. (Shutterstock)

Pertama, jika si dia menghubungi dengan usaha minim, seperti sekadar menyapa "Hai" atau memberi likes pada unggahan Instagram, sebaiknya abaikan saja.

Kedua, jika dia kembali muncul dengan permintaan maaf dan penjelasan mengapa dirinya menghilang, barangkali bisa dipertimbangkan untuk memberi kesempatan kedua. Sebab setelah sekian lama lenyap, dia bisa saja sudah berubah menjadi lebih baik.

Bagaimana? Sudah merasa cukup yakin bakal sanggup menghadapi si dia yang zombieing?

Berita Terkait

Berita Terkini