Beauty

Mochi Skin, Tren Kulit Kenyal ala Jepang

Kulit lembut nan kenyal seperti kue mochi.

Vika Widiastuti | Yasinta Rahmawati

Siswi Jepang. (Pixabay)
Siswi Jepang. (Pixabay)

Dewiku.com - Praktik kecantikan Korea dan Jepang telah mendapatkan popularitas selama beberapa tahun terakhir. Meski demikian, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.

Jika kecantikan Korea memiliki tujuan untuk mencapai "Glass Skin", yakni kulit sebening kaca tanpa cela, Jepang lebih mempopulerkan "Mochi Skin".

Seperti dilansir dari Boldsky, Mochi Skin adalah kulit yang lembut, kenyal dan montok. Tekstur yang mirip dengan kue mochi, kue yang lembut nan montok khas Jepang.

Berbeda dengan rutinitas skincare Korea yang cukup ribet, pendekatan Jepang terhadap perawatan kulit cukup santai.

Ia tidak percaya pada aplikasi produk yang luas sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit. Sebab, rutinitas skincare Jepang bekerja dengan motto "less is more".

Lantas bagaimana cara mendapatkan "Mochi Skin"?

Ilustrasi perempuan Jepang. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan Jepang. (Shutterstock)

 

Pertama, yang perlu dilakukan adalah menerapkan double cleasing meski tidak memakai makeup. Langkah ini penting untuk menghilangkan kotoran, polusi, dan kotoran yang menempel di kulit wajah sepanjang hari.

Kedua, menerapkan lotion wajah. Losion wajah pada dasarnya mengkondisikan wajah dan menyiapkannya untuk langkah-langkah yang harus diikuti. Losion wajah memiliki tekstur yang mirip dengan air dan menghidrasi kulit.

Ketiga, melembapkan wajah. Seperti yang disebutkan di atas, perawatan kulit Jepang besar pada kulit lembut dan kenyal dan itulah yang dilakukan pelembap. Kamu juga bisa menggunakan minyak wajah atau serum alih-alih krim untuk melembapkan wajah.

Ilustrasi: Perempuan Jepang. (Shutterstock)
Ilustrasi: Perempuan Jepang. (Shutterstock)

 

Keempat, untuk mendapatkan kulit montok dan kenyal, perlu untuk melindungi kulit dari sinar UV matahari. Sehingga, penting untuk menerapkan sunscreen tiap hari meski hari sedang mendung sekalipun.

Terakhir, lakukan ekfoliasi kulit, namun jangan berlebihan. Eksfoliasi terlalu sering dapat merusak kulit dan membuatnya tipis. Fokuslah pada eksfoliasi kulit yang mendalam dan efektif.

 

Berita Terkait

Berita Terkini