Beauty

Demi Perlindungan Optimal, Inilah 7 Kunci Rutinitas Skincare di Pagi Hari

Inilah beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait rutinitas skincare di pagi hari. Jangan sampai salah mengaplikasikan, ya!

Rima Sekarani Imamun Nissa

Melindungi kulit dengan tabir surya. (Shutterstock)
Melindungi kulit dengan tabir surya. (Shutterstock)

Dewiku.com - Rutinitas skincare atau perawatan kulit di pagi hari sama pentingnya dengan malam hari. Kalau perawatan malam hari bertujuan mengatasi masalah kulit sebelum proses regeneratif tidur dimulai, rutinitas skincare di pagi hari fokus pada perlindungan kulit.

Dilansir dari Dermstore, urutan sangatlah penting saat bicara tentang langkah perawatan kulit. Hal ini disampaikan oleh Dr. Heather Rogers , dokter kulit bersertifikat dan ahli bedah kulit. Menurutnya, menerapkan produk skincare dalam urutan yang tepat akan memastikan bahwa kulit menerima manfaat penuh dari setiap produk.

"Jika Anda tidak menerapkan produk dalam urutan yang benar, Anda tidak akan melihat hasil terbaik dari rejimen perawatan kulit Anda," ungkap Dr. Rogers.

llustrasi skincare krim perawatan dari dokter. (Pixabay/photosforyou)
llustrasi skincare krim perawatan dari dokter. (Pixabay/photosforyou)

Aturan praktis yang gampang diikuti adalah mengoleskan produk dengan konsistensi paling tipis hingga paling kental, atau dari cair ke krim. 

"Secara umum, berpikir tipis-ke-tebal, tetapi Anda juga ingin terlebih dahulu menggunakan produk dengan bahan-bahan yang paling penting untuk menembus ke dalam kulit (seperti antioksidan dalam serum) dan menyelesaikannya dengan produk-produk yang perlu berada di lapisan paling atas kulit," katanya menjelaskan.

Nah, berikut urutan perawatan kulit yang tepat khusus untuk pagi hari, seperti yang dijelaskan Dr. Rogers. 

1. Pembersih

Pada pagi hari, mulailah dengan menyiram wajah dengan air hangat atau, jika perlu, cuci dengan pembersih wajah lembut yang memang dirancang untuk jenis kulitmu.

2. Toner

Ilustrasi toner untuk membersihkan wajah. (Shutterstock)
Ilustrasi toner untuk membersihkan wajah. (Shutterstock)

Kebanyakan orang memilih melewatkan toner karena ada anggapan bahwa kebanyakan toner bersifat keras dan mengiritasi kulit. Namun, sebenarnya itu adalah anggapan yang salah.

Walau tidak secara fisik mengecilkan pori-pori, toner punya banyak manfaat, seperti bertindak sebagai sistem pengiriman untuk antioksidan, turunan vitamin B, dan bahkan pengencang. Selain itu, setiap jenis toner saat ini ditujukan untuk masalah kulit yang berbeda sehingga penting untuk menggunakan jenis yang tepat guna mengatasi masalah kulitmu.

"Toner diciptakan untuk membantu mengembalikan pH kulit setelah menjadi terlalu basa dari sabun yang keras," kata Dr. Rogers.

3. Serum antioksidan

Serum adalah perawatan super-konsentrat dan padat nutrisi yang mengatasi masalah tertentu. Ada beragam serum yang tersedia di pasaran. Namun untuk pagi hari, Dr. Rogers merekomendasikan serum antioksidan yang memberikan berbagai manfaat, mulai dari menumpulkan respons peradangan kulit hingga menetralkan kerusakan kulit akibat sinar UV dan polutan lingkungan.

4. Krim mata

Menurut Dr. Annie Chiu, dokter kulit bersertifikat, sangat penting untuk mengoleskan krim mata minimal setiap malam dan dua kali sehari saat Anda mulai menginjak usia 20-an. 

"Ini tentang menjaga kesehatan dan ketebalan kulit kelopak mata. Memperbaiki kualitas kulit di area ini sejak dini memastikan kulit kelopak mata tak gampang kehilangan kekencangan dan tampilannya yang mulus di kemudian hari," kata dia.

Perempuan dengan kelopak mata ganda. (Unsplash/Peter Nguyen)
Perempuan dengan kelopak mata ganda. (Unsplash/Peter Nguyen)

5. Pengobatan

Menurut Dr. Diane De Fiori, dokter kulit di Rosacea Treatment Clinic, obat resep dan perawatan jerawat perlu diterapkan sedekat mungkin dengan kulit demi mengoptimalkan manfaatnya.

Karena perawatan jerawat berbeda dalam bahan aktif, periksa kemasan produk atau konsultasikan dengan dokter kulit untuk cara terbaik menerapkannya. 

Benzoil peroksida dengan kekuatan resep, bahan perawatan jerawat yang umum, punya waktu kerja 1-3 jam, menurut ahli kecantikan dan spesialis jerawat Ashley Wiley. 

"Krim apa pun yang bersentuhan dengannya sebelum menyelesaikan pekerjaannya kemungkinan bakal menghambat bahan aktif bekerja dengan benar," jelas dia.

6. Pelembab

Ya, setiap orang membutuhkan pelembab, bahkan jika kamu adalah pemilik kulit berminyak. 

"Walau tubuh Anda mempunyai sistem pelumas alami sendiri yang terdiri dari kelenjar yang mengeluarkan minyak (atau sebum) untuk mempertahankan lapisan pelindung terhadap kondisi luar yang keras dan infeksi, kebanyakan dari kita memang membutuhkan hidrasi ekstra setelah kerusakan akibat sinar matahari, cuaca, dan bahan kimia keras merusak kulit kita," tutur Dr. Sandra Kopp, dokter kulit bersertifikat.

Kebanyakan ahli merekomendasikan bahwa waktu terbaik untuk mengoleskan pelembap adalah ketika kulit masih lembap. Semakin cepat kamu mengaplikasikan serum dan produk lai, semakin cepat Anda dapat mengunci hidrasi yang sangat dibutuhkan dengan pelembap.

7. Tabir Surya

Ilustrasi krim pencegah kanker kulit, tabir surya. (Shutterstock)
Ilustrasi krim pencegah kanker kulit, tabir surya. (Shutterstock)

Tabir surya harus menjadi langkah terakhir dalam rutinitas perawatan kulit pagi hari. Tabir surya kimia harus diserap ke dalam kulit agar efektif.

"Jadi menerapkan setelah pelembap akan menunda dan menghambat itu. Namun, kalau Anda mengoleskan tabir surya kimia sebelum pelembap, pelembap Anda juga tak akan berfungsi dengan baik karena kulit dilapisi tabir surya kimia," jelasnya.

Guna menyiasatinya, Dr. Rogers merekomendasikan penggunaan tabir surya fisik dengan seng dan mengaplikasikannya setelah pelembap. 

"Seng aman, efektif dan memberikan perlindungan terluas terhadap sinar UVA dan UVB," tandasnya.

Sementara itu, bagi yang suka menggunakan tabir surya kimia, coba cari formula yang menawarkan manfaat pelembab sehingga bisa mendapatkan kebutuhan hidrasi harian sekaligus melindungi kulit. (*Dinda Rachmawati)

Berita Terkait

Berita Terkini