Gara-Gara Penyakit Hashimoto, Perempuan Ini Tidur 19 Jam Sehari

Kristen Devanna ibarat Putri Tidur di dunia nyata.

By: Rima Sekarani Imamun Nissa icon Senin, 10 September 2018 icon 09:11 WIB
Gara-Gara Penyakit Hashimoto, Perempuan Ini Tidur 19 Jam Sehari

Kristen Devanna menderita penyakit Hashiomoto. (Instagram/@tendra_liftss)

Selama 6 tahun, Kristen Devanna terus-menerus mengalami demam, kulit pecah-pecah, dan kelelahan yang sangat parah sehingga dia perlu tidur kembali dalam waktu sejam setelah bangun tidur. Dia kemudian didiagnosa menderita penyakit Hashimoto pada 2013 lalu.

Penyakit Hashimoto menyerang 1 dari 1.000 orang setiap tahun. Hashimoto merupakan penyakit autoimun yang membuat seseorang terus-terusan merasa lemah dan kelelahan.

''Gejala yang paling mempengaruhiku adalah aku menjadi lebih banyak tidur. Aku barusan bangun di pagi hari tapi harus kembali tidur selama sejam dan kemudian berjuang untuk terjaga sepanjang hari,'' kata Kristen Devanna, dilansir dari Daily Mail.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Mengatasi Rasa Lelah

Kristen Devanna merasa tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri. Perempuan asal Long Island, New York, Amerika Serikat ini bisa merasa sakit dan ekstra kelelahan hanya karena pergi belanja atau bahkan cuma mandi.

Kristen Devanna menderita penyakit Hashiomoto. (Instagram/@tendra_liftss)
Kristen Devanna menderita penyakit Hashiomoto. (Instagram/@tendra_liftss)

Orang lain barangkali sudah merasa segar setelah tidur selama 5-8 jam per hari. Sayangnya, Kristen Devanna butuh lebih banyak dan bahkan bisa tidur 19 jam per hari. Dia benar-benar sudah seperti Putri Tidur.

Kristen Devanna pun menemui banyak dokter tapi tetap tidak berhasil menemukan perawatan maupun pengobatan yang tepat dan efektif untuknya.

Baca Juga: 5 Tips Biar Kamu Nggak Stres Pas Kerja

Di sisi lain, perempuan 27 tahun ini juga kesepian karena merasa tidak ada yang mengerti dirinya. Dia merasa frustasi karena dunia seakan memandangnya berbeda. Orang-orang menganggap dia berlebihan dan mengira dia hanya mengalami kelelahan biasa.

Namun, pada akhirnya dia bisa menerima kondisi tubuhnya yang istimewa dan kembali fokus mencari cara untuk berdamai dengan penyakit Hashimoto.

Dia kemudian berusaha membangun kekuatannya secara bertahap dengan melakukan latihan fisik dan mengikuti kelas gym. Hasilnya, perlahan dia memiliki lebih banyak energi selama beberapa tahun belakangan.

Kristen Devanna rajin fitness agar tubuhnya lebih kuat. (Instagram/@tendra_liftss)
Kristen Devanna rajin fitness agar tubuhnya lebih kuat. (Instagram/@tendra_liftss)

Kristen Devanna membatasi dirinya untuk melakukan latihan fisik sebanyak 2-4 kali sepekan, baik di rumah maupun gym. Dia mengaku senang berlari dan latihan mengangkat beban.

''Saya bangga mengatakan bahwa saya jauh lebih kuat dibanding kelihatannya,'' ujar dia.

Kristen Devanna sekarang bahkan ingin membantu mereka yang mengalami kesulitan serupa. Dia berharap bisa mengurangi jumlah orang yang menderita kesepian karena merasa menghadapi penyakit kronisnya sendirian.

Perjuangan Kristen Devanna menjadi motivasi bagi penderita penyakit Hashimoto lainnya. (Instagram/@tendra_liftss)
Perjuangan Kristen Devanna menjadi motivasi bagi penderita penyakit Hashimoto lainnya. (Instagram/@tendra_liftss)

Kristen Devanna juga berusaha mengedukasi masyarakat untuk tidak menganggap remeh orang-orang yang penyakit kronis seperti dirinya.

Baca Juga: Cegah Munculnya Kantong Mata di Pagi Hari, Hindari 4 Makanan Ini

''Tujuan hidup saya sekarang adalah menunjukkan kepada orang lain bahwa tidak semuanya tampak sebagaimana adanya dan tidak semua disabilitas terlihat secara nyata. Kamu tidak seharusnya menilai kemampuan seseorang berdasarkan penampilan mereka saja,'' ucap dia.

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI