Dokter Gizi Berbagi Tips Diet, Makanannya Boleh Pakai Bumbu tapi Jangan Digoreng

Simak saran dokter gizi tentang makanan diet yang menyenangkan.

By: Rima Sekarani Imamun Nissa icon Rabu, 29 Mei 2024 icon 08:30 WIB
Dokter Gizi Berbagi Tips Diet, Makanannya Boleh Pakai Bumbu tapi Jangan Digoreng

Ilustrasi program diet. (Unsplash/Jamie Matociños)

Banyak orang masih mengira jika diet untuk menurunkan berat badan sangat tidak menyenangkan karena tak bisa menyantap makanan enak. Nyatanya, itu adalah anggapan yang keliru.

Dokter spesialis gizi klinik dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp.G.K., mengungkapkan, diet justru harus makan enak supaya bisa dilakukan dalam jangka panjang.

Sang dokter juga mengatakan bahwa diet bukan cuma bertujuan menurunkan berat badan. Pasalnya, kata diet sendiri mempunyai arti pengaturan pola makan. 

Baca Juga: Manfaat Tes Genetik untuk Diet, Diklaim Efektif Bantu Turunkan Berat Badan

Ilustrasi menu diet. (Unsplash/Victoria Shes)
Ilustrasi menu diet. (Unsplash/Victoria Shes)

"Diet enak itu, ya, tetap rasanya enak sehingga diet tersebut bisa dijalankan seumur hidup. Karena mindset diet itu pengaturan pola makan, bukan berarti nggak makan," ungkapnya, dikutip dari Suara.com.

Penggunaan bumbu pada masakan diet bukan hal terlarang asal dengan takaran normal. Jadi, diet sehat pun bisa dilakukan dengan nyaman karena tetap bisa menyantap makanan lezat.

"Makannya harus enak, pakai bumbu-bumbu yang enak. Jadi bukan hanya ayam direbus, tahu dikukus, direbus, nggak enak. Jadi tetap dibuat enak, misalnya tempe orek. Tapi oreknya nggak digoreng dulu, jadi tempenya dari mentah, potong-potong, tumis pakai minyak sedikit, bawang putih bawang merah, cemplungin tempenya, kasih kecap. Jadi, tetap enak rasanya. Bumbu-bumbu silakan, tapi terbatas, sewajarnya," terang dr. Diana Felicia Suganda.

Baca Juga: Setiap Hari Konsumsi Minuman Serat untuk Diet, Boleh atau Tidak? Ini Kata Dokter

Proses memasak juga perlu diperjatikan. Jangan sampai bahan makanan dimasak terlalu lama karena dapat menghilangkan nutrisinya.

Memasak dengan menggoreng di minyak panas pun tidak dianjurkan. Sebab, nantinya makanan jadi terlalu banyak mengandung minyak jenuh.

"Makanya ditumis. Goreng itu, kan, cemplung diminyak. Kalau tumis, paling minyaknya satu setengah sendok teh aja. Kalau goreng, minyaknya terlalu banyak," ujarnya.

Baca Juga: Sukses Diet, Aaliyah Massaid Akui Pernah Jalani Pola Makan Ekstrem

JIka ingin makanan terasa lebih renyah, dr.Diana menyarankan untuk menggunakan air fryer. Penggunaan alat masak ini bisa  mengurangi jumlah lemak, kalori, dan senyawa yang berpotensi berbahaya dalam makanan.

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI